Hari Anak Sedunia, Cegah Kejahatan Anak Bersama

KPAI menuturkan beberapa tantangan serius tentang kejahatan anak di era kini.
, Majalah Kartini | 21/11/2017 - 16:04


MajalahKartini.co.id – Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November ini masih memberikan tantangan serius di era kini. Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), saat ini 85 juta anak Indonesia menghadapi beragam tantangan bagi tumbuh kembang mereka. Seperti materialisme, hedonisme, gaya hidup serba instan bahkan eksploitasi, kekerasan, kasus bullying maupun kejahatan terorisme yang terus menyasar anak dan remaja.

Susanto, Ketua KPAI, mengatakan bahwa anak dan remaja menjadi kelompok sasaran strategis yang terus diincar kelompok radikal dan juga sebagai ekspansi distribusi pornografi. Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi awal bagi anak untuk menjadi pelaku penyimpangan seksual. “Hal tersebut terjadi karena faktor disfungsi pengasuhan, minimnya kontrol sosial serta adanya kecenderungan bergesernya standar nilai-nilai etik di masyarakat,” tuturnya lewat pesan singkat, Senin (20/11).

Bahkan sekarang ini, kejahatan cyber menjadi modus baru bagi pelaku kejahatan dalam 2 tahun terakhir ini. Menurut Susanto, Bandar narkoba sudah tidak lagi memakai pola-pola manual perdagangan narkotika melainkan bergeser menggunakan pendekatan teknologi. Sehingga orang tua akan merasa kewalahan untuk menjaga dan memastikan anak tidak terpapar narkotika melalui sindikat cyber ini.
Susanto juga mempersoalkan tentang eksploitasi anak di sektor pekerjaan berbahaya yang memiliki potensi mengancam jiwa anak. “Pelibatan anak di diskotik, pabrik petasan, produksi rokok, area galian tambang, itu merupakan area titik rentan anak dieksploitasi,” ucapnya.

Oleh karena itu, hari anak sedunia ini dijadikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki dan memajukan penyelenggaraan perlindungan anak. Susanto berharap agar jaminan tumbuh kembang anak dapat terwujud dengan baik. “Negara tak boleh kalah dengan pelaku kejahatan anak, kelompok masyarakat tak boleh lalai apalagi lengah dari pelaku kejahatan. Pencegahan harus menjadi gerakan bersama,” tutupnya. (Cindy/Foto: Ilustrasi)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: