‘Goal’ Bantu Pengembangan Pemberdayaan Remaja Putri

Para remaja putri yang berusia 12-18 tahun tersebut akan menerima pembekalan dan pelatihan.
, Majalah Kartini | 05/04/2017 - 13:04

'Goal' Bantu Pengembangan Pemberdayaan Remaja Putri

MajalahKartini.co.id – Sebuah inisiatif global untuk memberikan pelatihan dan keterampilan bagi remaja putri dari keluarga kurang mampu, Goal diluncurkan Standard Chartered Bank Indonesia (Bank) minggu lalu di Jakarta. Tahun ini, Bank menargetkan 1.500 remaja putri Indonesia dari 10 sekolah dan 2 Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara sebagai peserta, dengan dukungan lebih dari 30 karyawan Bank yang akan turut serta sebagai tim pelatih (trainer) dan sukarelawan.

Menggunakan kurikulum baru, program Goal tahun ini diresmikan oleh Rino Donosepoetro, Chief Executive Officer, Standard Chartered Bank Indonesia, di SMPN 181, yang merupakan salah satu sekolah peserta dan dihadiri oleh 100 orang remaja putri. Sepanjang penyelenggaraan program tahun ini, Bank berkolaborasi dengan dua lembaga masyarakat terkemuka, yaitu Women Win asal Belanda dan Yayasan Mitra Mandiri Indonesia.

Dalam modul baru tersebut, para remaja putri yang berusia 12-18 tahun tersebut akan menerima pembekalan dan pelatihan tentang keterampilan hidup, kesehatan, motivasi, serta literasi keuangan melalui kegiatan olahraga. Rino Donosepoetro mengungkapkan, “Beroperasi lebih dari 150 tahun, program ini merupakan bukti komitmen kami terhadap Indonesia, yaitu dengan memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat.

Melalui program yang telah kami jalankan selama enam tahun ini, kami berkomitmen untuk memberikan pengetahuan dan keahlian bagi remaja putri sehingga mereka mampu menentukan masa depan mereka sendiri,” kata Rino dalam press rilisnya. Ketika mereka diberikan pengetahuan dan keahlian yang benar untuk menentukan masa depan mereka, Rino percaya, hal ini akan memiliki dampak yang luar biasa dalam mendorong perekonomian negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

McKinsey Global Institute, sebuah lembaga penelitian bisnis dan ekonomi berskala global milik McKinsey & Company, melakukan penelitian di 2015 mengenai peranan perempuan dalam berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi global. Penelitian yang dilaksanakan di 95 negara tersebut, termasuk Indonesia, menyebutkan bahwa jika kesetaraan gender dapat diwujudkan, maka hal tersebut akan mendorong global PDB tahunan mencapai 12 triliun dolar AS pada 2025.

Penelitian itu juga menunjukkan bahwa salah satu upaya paling efektif untuk dapat mendorong terwujudnya kesetaraan gender adalah kepastian akses yang sama dalam memperoleh pendidikan bagi perempuan. Negara yang mampu memberikan kepastian hak pendidikan yang sama antara laki-laki dan perempuan memiliki rata-rata 23 persen pendapatan per kapita lebih tinggi dibanding negara lain.

Country Champion Patron untuk Youth Empowerment Standard Chartered Bank Indonesia Waluyo Suryantoro mengatakan melalui program ini, pihaknya membantu pemerintah dalam memberikan pendidikan dan pelatihan tambahan, khususnya dalam hal pendidikan keuangan, sehingga bermanfaat bagi remaja putri di kemudian hari. “Kurikulum yang baru ini terdiri dari empat modul, yaitu Cerdas dalam Mengelola Keuangan (fokus pada pendidikan finansial), Jadilah Diri Sendiri (fokus pada pelatihan berkomunikasi), Pentingnya Kesehatan (fokus pada pemberian pengetahuan mengenai kesehatan dan higenitas), serta Kepercayaan Diri (fokus pada peningkatan rasa percaya diri dan keterampilan hidup lainnya),” lanjutnya.(Foto: Dok. Standard Chartered Bank Indonesia)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: