Gerakan Menolak Penggunaan Bulu Hewan untuk Produk Fashion

Beberapa brand fashion high-end di dunia mulai bergabung dalam komitmen perlindungan hewan.
, Majalah Kartini | 25/10/2018 - 16:00

Coach Spring/Summer 2019

MajalahKartini.co.id – Demi komitmen terhadap perlindungan hewan, brand fashion asal Amerika Serikat, Coach turut bergabung dalam gerakan tolak pemakaian bulu hewan dalam dunia mode. Coach menyatakan tidak akan lagi menggunakan bulu hewan pada produk-produk mereka.

Nantinya dalam peluncuran koleksi Fall 2019, Coach akan menunjukkan komitmen tersebut lewat semua koleksinya yang akan bebas dari bulu hewan, seperti bulu cerpelai, coyote, rubah dan kelinci. Namun prosesnya dilakukan secara bertahap dan tidak sekaligus.

Dilansir dari Business of Fashion, Coach masih akan menggunakan shearling (wool terbuat dari bulu domba yang telah dicukur), mohair dan angora, dari supplier yang sudah mempunyai reputasi tidak melakukan kekejaman terhadap hewan dalam proses produksinya.

“Kami memahami masukan dari karyawan dan konsumen bahwa jadi hal yang penting bagi mereka untuk kami memerhatikan masalah ini. Kami melakukannya karena kami percaya inilah hal benar yang harus dilakukan,” ujar Chief Executive Coach Joshua Schulman.

Coach mengikuti jejak brand high-end lain yang lebih dulu melarang penggunaan bulu hewan untuk produk-produk mereka, di antaranya Gucci, Michael Kors, Versace, Furla, Burberry, Diane Von Furstenberg, Farfetch dan Yoox Net-a-Porter. (*)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: