Gempa Berkekuatan 5,8 SR yang Berpusat di Bengkulu Terasa Hingga Padang

BMKG imbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada.
, Majalah Kartini | 31/12/2018 - 06:00

MajalahKartini.co.id – Kepanikan warga terjadi di Bengkulu dan Padang, Sumatera Barat, Minggu sore (30/12), akibat gempa bumi. Guncangan gempa dirasakan cukup kuat dengan kekuatan magnitudo 5,8 Skala Richter (SR) dan berpusat di 39 kilometer (km) sebelah utara Tubei, Kabupaten Lebong, Bengkulu.

Tak hanya di Bengkulu, guncangan juga dirasakan di Padang Sumatera Barat. Video yang menggambarkan kepanikan warga Padang untuk berhamburan keluar dari Plaza Andalas, Kota Padang pun menuai banyak perhatian publik.

Menanggapi gempa tersebut, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan, gempa bumi sore yang terjadi di Bengkulu termasuk klasifikasi gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi (tumbukan) Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Benioff.

Secara geologi, zona ini adalah zona subduksi lempeng yang memiliki sudut tunjaman yang relatif tajam di bawah lempeng Eurasia. Zona ini, lanjut Rahmat, dimulai dari lepas pantai di sebelah barat Sumatra hingga terus menukik ke arah timur hingga ke bawah daratan pulau Sumatra.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran sesar oblique cenderung turun (oblique normal). Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kota Bengkulu, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah IV MMI, Manna, Mukomuko, Lebong, dan Pesisir Selatan III MMI, Kepulauan Mentawai, Pariaman, Padang II MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” ujar Rahmat (30/12).

Hingga pukul 16.05 WIB (30/12), Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).  BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: