Gantikan Sri Mulyani, Tania Jadi Menteri Keuangan Sehari

Tania, Siswi SMAN 4 Surakarta, Jawa Tengah berkesempatan menjadi Menteri Keuangan Sehari menggantikan Sri Mulyani.
, Majalah Kartini | 18/03/2019 - 12:00

Foto: Instagram

MajalahKartini.co.id – Dalam rangka Hari Perempuan Internasional, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengadakan acara ‘Sehari Menjadi Menteri Keuangan’ di Jakarta (12/3/19). Program ini merupakan bagian dari program ‘Girls Take Over’. Dari 600 yang mendaftar terpilih hanya tiga siswi yang masing-masing menjadi Menteri Keuangan, Dirjen Pajak, dan Dirjen Bea Cukai.

Tristania Faisa Adam, pelajar kelas X SMAN 4 Surakarta, Jawa Tengah berkesempatan menjadi ‘Menteri Keuangan Sehari’ menggantikan Sri Mulyani. Tania mendapatkan kesempatan ini karena mengikuti kompetisi #GirlsTakeOver yang diselenggarakan Yayasan Plan International Indonesia bersama Kementerian Keuangan dan Youth Coalition for Girls.

“Tidak menyangka bisa mendapat kesempatan menjadi menteri keuangan sehari. Karena saya sudah melihat beberapa peserta lainnya ada dari STAN, program mereka keren-keren. Ya, saya bersyukur banget bisa terpilih dalam kompetisi ini,” tutur Tania. Melalui seleksi ketat, Tania membuat proposal berbasis gender dalam pengelolaan keuangan dan kemudian diunggah ke media sosial dalam bentuk rekaman video.

Sepak Terjang Tania saat Sehari Menjadi Menkeu

Saat terpilih dan kali pertama menginjakkan kaki di kantor Kemenkeu, Tania berbincang dan berdiskusi dengan Sri Mulyani mengenai seluk-beluk Kemenkeu. Tania juga berkesempatan mengunjungi beberapa kegiatan yang terkait dengan Kemenkeu dan Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN). Puncaknya, ia berkesempatan memimpin rapat harian pimpinan di Kemenkeu.

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Pentingnya Perempuan dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Hal itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Tania, sebab ia harus memimpin pertemuan yang dihadiri para pejabat eselon 1. Saat itu Tania menguraikan salah satu program kerja yang sebelumnya telah ia tulis dalam proposalnya, yakni agar Kemenkeu menjadi agen yang membantu memfasilitasi dan memberdayakan perempuan dalam bisnis.

“Grogi sih awalnya ketika mempresentasikan program kerja saya di hadapan para petinggi. Namun, alhamdulillah semua lancar, yang saya paparkan saat itu adalah bagaimana Kemenkeu mengembangkan aplikasi bagi perempuan muda untuk mengembangkan aplikasi yang memandu kewirausahaan,” ucap Tania.

Selain itu, Tania  juga memaparkan tentang perlunya pembentukan komunitas wirausaha perempuan sehingga mereka bisa memperoleh bimbingan dalam berbisnis. Ia pun mengusulkan agar Kemenkeu bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaksanakan aksi kewirausahaan masuk sekolah agar para siswa-siswi memiliki pemikiran menjadi wirausahawan dan wirausahawati mandiri sejak duduk di bangku sekolah.(*)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: