Gadis Iran Akhirnya Masuk Amerika untuk Operasi Mata

Perjalananya sempat tertunda setelah Amerika menerangkan kebijakan cekal untuk sejumlah negara Islam.
, Majalah Kartini | 08/02/2017 - 17:33

Gadis Iran Akhirnya Masuk Amerika untuk Operasi Mata

MajalahKartini.co.id – Seorang gadis remaja putri asal Iran yang memerlukan operasi mata dan tindakan yang hanya bisa dilakukan di Amerika Serikat. Perjalananya sempat tertunda setelah Amerika Serikat menerangkan kebijakan cekal untuk sejumlah negara Islam. Namun akhirnya dia tiba di bandara New York, Senin malam, (6/2)

“Saya tidak mampu menyampaikan perasaan dengan kata-kata,” kata Fahimeh Kashkooli, ibu dari Alma, dengan suara pelan saat menanti di bandara internasional John F.Kennedy Senin malam.Fahimeh Kashkooli bermukim di AS dengan visa pelajar sebagai mahasiswa program master bidang hukum di Fordham University, New York.

Selama beberapa tahun Alma Kashkooli (12) sering mengunjungi ibunya di AS dan mencari pengobatan termasuk melakukan operasi di San Diego untuk penyakit matanya yang langka. Dia memerlukan waktu bertahun-tahun untuk mendapat diagnosa. Sebenarnya dia dijadwalkan tiba di AS pada 31 Januari, dua hari setelah pembatasan perjalanan diberlakukan.Para dokter di rumah sakit itu mendesak agar ibu gadis itu, segera mengoperasikan putrinya.Namun sayangnya, kebijakan itu menunda pengobatan Alma. “Saya tidak bisa memberitahunya, malaikat kecilku, bahwa kamu tergolong ancaman bagi negeri ini,” kata Fahimeh seperti yang dikutip Reuters.

Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang kontroversial bulan lalu. Dia melarang masuk warga negara dari tujuh negara dengan penduduk mayoritas Muslim, termasuk Iran, Kashkooli merasa posisinya juga tidak memungkinkan. Fahimeh kebingungan karena dia tidak dapat pergi menjemput puterinya. Sebaliknya, Alma juga tak bisa masuk untuk menjalani operasi.

“Anak itu punya visa yang berlaku sah, tetapi menghadapi masalah koneksi,”kata jaksa Gordon Caplan dari badan hukum Willkie Farr and Gallagher yang memberikan jasa bantuan hukum secara gratis bagi keluarga tersebut. Visa Alma saat ini berlaku untuk tinggal di AS selama visa pelajar ibunya masih berlaku. Namun visa tersebut menjadi tidak berguna akibat dari perintah pembatasan.

Pada Senin, perjalanan jauhnya melewati pabean AS menarik perhatian banyak orang.Caplan terlihat gelisah sampai dia melihat Alma. Pada saat dia melihat gadis itu, Caplan menghela nafas dalam-dalam.Akhirnya perjuangannya mulai menunjukkan hasil. (Foto: New York Post)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: