Festival Akses Modal Sebuah Harapan bagi UMKM OK OCE

Saat ini UMKM/UKM OK OCE telah mempunyai puluhan ribu peserta masyarakat DKI Jakarta.
, Majalah Kartini | 17/09/2017 - 15:28

MajalahKartini.co.id – Festival Akses Modal untuk UMKM dan UKM dilakukan diselenggarakan di Graha Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta, Sabtu (16/9). Ini sebagai wadah mempertemukan pengunjung UMKM/UKM OK OCE Melawai 16 dengan Pemodal (Perbankan, Investor). Pada kesempatan ini terdapat sesi Talk Show bersama Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dan presentasi UMKM/UKM nominasi, peresmian E-Learning Center dan konsultasi bisnis bazar.

OKE OCE Melawai 16 didirikan Desember 2016 lalu oleh Dr. Ririn Wu|andari, SE, MM dan Dr. Indra Uno dibantu oleh Anang Umaedi, MBA, lwan Setiawan, MM; Ali Sunandar, MM, Emier Avialda, MBA, dan Musa. Saat ini telah mempunyai puluhan ribu peserta, dimana syarat menjadi peserta adalah masyarakat DKI Jakarta yang ingin dan bersemangat menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta, dan telah mengikuti Pelatihan Dasar OK OCE Melawai 16.

OK OCE Melawai 16 diperkuat oleh komunitas pelatih dan pendamping yang berjumlah sekitar 200 orang, meliputi para akademisi, konsultan, dan pengusaha. “Jumlah ini akan terus bertambah. Serta diperkuat oleh komunitas donatur,” kata Dr. Ririn. Lebih lanjut Dr. Ririn mengatakan manajemen OK OCE beserta segenap komponen komunitas menjadi fasilitator dan pendorong keberhasiIan UMKM dan UKM dalam upaya naik kelas. Kemauan keras untuk maju dari dalam diri pewirausaha menjadi modal yang Iuar biasa.

“Insya AIlah, segera diterapkan pendaftaran, pelatihan online, pengukuran kinerja pewirausaha, dan pasar online secara terintegrasi,” lanjutnya. OKOCE adalah satu pusat bisnls di setiap kecamatan One Kecamatan One Center for Entreprenuership. Ini bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, menumbuhkan kewirausahaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengurangi kesenjangan sosial,” paparnya.

Pusat bisnis terdapat di setiap kecamatan, dimaksudkan untuk menum buhkan kewirausahaan secara menyebar sehingga terjadi penyebaran lapangan pekerjaan. Selain itu, agar pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta berasal dari pertumbuhan ekonomi dari berbagai wilayah. Di dalam pusat bisnis tersebut terdapat ruang informasi, ruang pelatihan dan pendampingan, serta ruang kerja bersama.

OK OCE merupakan sistem terintegrasi yang menghubungkan ribuan pewirausaha dengan tahap-tahapan menu pengembangan, antara lain: Pelatihan Dasar, Pelatihan Lanjutan (Teknis, Penyusunan Laporan Keuangan, Strategi Pemasaran, dan Manajemen Sumber Daya Manusia), Pendampingan dan Konsultasi (Pengembangan Usaha, Legalitas Badan Usaha, Sertilikasi Organik, dan Halal), Akses Pasar, dan Akses Modal.

Peran serta berbagai komunitas diharapkan menjadi sebuah gerakan, kekuatan terstruktur, masif dan dahsyat untuk mendorong pengembangan UMKM dan UKM sehingga mereka naik kelas. Komunitas dimaksud antara lain: Manajemen OK OCE, Pewirausaha, Trainer, Pendamping, Donatur/Kreditor/lnvestor, Lembaga terkait, Masyarakat dan Pemerintah.

Sri Kuswanti, UKM Jagakarsan binaan OK OCE yang dikoordinir oleh Dr. Ririn turut serta dalam festival akses pasar modal menjelaskan ia sudah bergabung sejak juni dan kerap ikut dalam bazar untuk memperkenalkan produknya yaitu daun kelor. “Kita dibina dikasi tahu tentang bisnis, literasi keuangan. Nanti dipilih siapa yang bagus usahanya ataupun punya ide bagis akan dibantu akses permodalan,” jelasnya. (Foto: Andim)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: