Disebut Terima Dana Korupsi e-KTP, Marzuki Melapor ke Bareskrim

Marzuki berada di urutan ke-28 dalam surat dakwan.
, Majalah Kartini | 10/03/2017 - 17:31

Disebut Menerima Dana Korupsi e-KTP, Marzuki Melapor ke Bareskrim

MajalahKartini.co.id – Mantan ketua DPR RI, Marzuki Alie melaporkan dua terdakwa dugaan kasus korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto serta Andi Agustinus alias Andi Narogong ke Bareskrim Polri. Marzuki merasa namanya dicatut soal aliran duit dari kongkalikong megaproyek e-KTP. “Andi Narogong itu menjelaskan kepada terdakwa dua (Sugiharto) akan menyampaikan uang yang katanya Rp 520 miliar, dan masuk nama saya yang katanya diberikan Rp 20 miliar,” kata Marzuki di kantor Bareskrim, Kompleks KKP, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (10/3).

Marzuki berada di urutan ke-28 dalam surat dakwan yang disebut sebagai penerima aliran uang korupsi proyek e-KTP. Marzuki mengaku sama sekali tidak mengenal Andi Narogong yang intens berperan mengawal proses anggaran dan pelaksanaan lelang e-KTP. “Kenal saja enggak. Bagaimana bentuk mukanya, bagaimana sosoknya. Saya baru tahu namanya kemarin. Ngapalin namanya saja susah,” kata dia.

Saat berada di DPR, Marzuki tak ikut pembahasan pengadaan e-KTP. Pembahasan dalam komisi langsung dibawahi wakil ketua DPR. “Komisi II dan di bawah koordinasi Korpolkam, wakil ketua. Komisi-komisi itu dibawahi oleh wakil ketua DPR. Jadi saya nggak membawahi komisi sama sekali,” ujarnya. Selain itu Marzuki mengaku tidak pernah dipanggil KPK terkait kasus dugaan korupsi e-KTP ini. “Nggak pernah dipanggil,” katanya. (Foto: Poskota)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: