Ini Rahasia Sukses Dirjen PAS Perempuan Pertama

Perempuan kelahiran Ponorogo, 2 Juli 1962 ini memulai karirnya sebagai Kepala Sub Seksi Registrasi di Lembaga Pemasyrakatan Wanita Kelas IIA Medan.
, Majalah Kartini | 25/04/2019 - 12:00
ditjen pas

Foto: (Instagram/ditjenpas)

MajalahKartini.co.id – Dirjen PAS Perempuan Pertama, Sri Puguh Budi Utami mengungkap rahasia suksesnya kepada Kartini. Sri Puguh Budi Utami merupakan Dirjen PAS ke-17. Sebelumnya Dirjen PAS dipegang oleh Mardjoeki yang merupakan pelaksana tugas.

Perempuan yang kerap disapa Utami ini sebelum menjabat sebagai Dirjen PAS, merupakan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Utami mengatakan pelantikan dirinya sebagai Dirjen PAS merupakan kesempatan yang luar biasa dan menunjukkan bahwa perempuan harus bisa diberikan kepercayaan untuk memimpin dalam lingkungan yang selama ini erat dengan budaya patriarki.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Ibu Iriana Joko Widodo yang Berulang Tahun

Perjalanan Karir Sebelum Menjadi Dirjen PAS

Perempuan kelahiran Ponorogo, 2 Juli 1962 memulai karirnya ketika menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Registrasi di Lembaga Pemasyrakatan Wanita Kelas IIA Medan. Delapan tahun kemudian, Utami dipercaya untuk menjadi Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kehakiman Perkembangan. Karirnya semakin pesat ketika menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Administrasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Banten.

Utami merupakan lulusan terbaik di Akademi Ilmu Pemasyarakatan tahun 1986 dan sempat menjadi Kepala Biro Perencanaan di Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2011-2016. Setelah diangkat menjadi Dirjen PAS perempuan yang pertama, Utami mengakui bahwa pembenahan harus terus dilakukan melihat kondisi pemasyarakatan saat ini. Sinergi dan pelayanan prima oleh petugas pemasyarakatan dianggap sebagai kunci tercapainya tujuan dari lembaga pemasyarakatan.

Baca Juga: Sri Mulyani Indrawati: Perempuan Berpengaruh di Indonesia

Mendukung Kesetaraan Gender

Ia juga mengatakan, dengan diberikannya kesempatan dan kepercayaan memimpin Ditjen PAS kepada perempuan, pemerintah menunjukkan dukungannya terhadap kesetaraan gender. Hal ini juga sekaligus menandakan bahwa pemerintah telah responsif gender. Meskipun begitu, Utami menilai apapun gendernya, yang terpenting adalah bekerja secara profesional. “Sebagai aparatur sipil negara, saya harus menjalankan tugas sesuai dengan aturan berlaku. Dan mengimplementasikan reformasi birokrasi menuju good governance adalah panduan kami di lembaga pemasyarakatan dalam bekerja dan berkinerja,” ujarnya di kantor Ditjen PAS, Rabu (24/4/19).

Berikan Sentuhan Perempuan

Utami menjelaskan metode kepemimpinannya adalah dengan memberikan sentuhan perempuan dan keibuan, sekaligus juga kesabaran dan ketelitian. “Kalau sentuhan perempuan, kebetulan saya perempuan tentu ya mungkin ada kesabaran, mungkin ketelitian. Kita ada feminin, ada maskulin. Ini merupakan satu kombinasi. Dan inilah sebenarnya yang akan ditunjukkan oleh pemerintahan yang sekarang bahwa kita ditempatkan dalam kesetaraan dengan tetap mengedepankan semangat,” tutur Utami.

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: