Diduga Pungli, Pegawai Kemenhub Diperiksa Polda Metro

Petugas memeriksa enam orang itu guna mencari alat bukti dari keterangan dan menentukan status para saksi.
, Majalah Kartini | 12/10/2016 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Sebanyak enam orang terdiri dari pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan calo yang terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar perizinan kapal menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. “Saat ini keenam orang yang diamankan dibawa ke Polda Metro Jaya,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta Selasa (11/10).

Boy menambahkan polisi juga masih mencari barang bukti berupa dokumen izin kelautan di ruang pelayanan publik Kemenhub RI yang menjadi lokasi OTT. Sejauh ini, keenam orang yang diamankan tersebut masih berstatus saksi hingga polisi memastikan status hukumnya pada Rabu (12/10).

Selain mengamankan enam orang, polisi juga menyita barang bukti uang Rp95 juta dan enam buku rekening bank berjumlah berisi total nominal Rp1,2 miliar. Satuan Tugas Penindakan Pungutan Liar dari kepolisian menangkap lima pegawai Kementerian Perhubungan terdiri atas dua pegawai negeri sipil, tiga pegawai honorer, dan satu pihak luar dari swasta yang diduga terlibat tindakan pungutan liar, Selasa sore (11/10).

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Kantor Kemenhub, Jakarta, mengatakan polisi juga menyita barang bukti uang tunai Rp61 juta dari lantai 12 Gedung Karya Kemenhub dan Rp34 juta dari lantai 6 Gedung Karya Kemenhub dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu. “Operasi penindakan pungli ini akan kita lakukan juga di banyak instansi tidak hanya Kementerian Perhubungan,” kata Tito mengingatkan. (ANT/Foto: ANT FOTO/Rivan Awal Lingga)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: