Dermatitis Atopik, Penyebab Pipi Bayi Ryu Kemerahan

Ryu, bayi berumur 6 bulan ini sampai harus menanggung sakit karena pipinya diciumi banyak orang ketika dibawa oleh orang tuanya menghadiri acara resepsi pernikahan.
, Majalah Kartini | 17/05/2019 - 12:00

MajalahKartini.co.id – Melihat bayi lucu, mau itu anak kerabat, keluarga dekat, tetangga, ataupun lainnya kerap mengundang rasa gemas. Seringkali orang-orang mengungkapkan rasa gemas itu tak hanya dengan mengajak Si Kecil mengobrol. Tapi mereka juga memegang atau bahkan mencium pipinya pun sering dilakukan.

Foto: (Instagram/@papeeryuzio )

Ryu, bayi berumur 6 bulan ini sampai harus menanggung sakit karena pipinya diciumi banyak orang. Ini terjadi ketika Ryu dibawa oleh orang tuanya menghadiri acara resepsi pernikahan. Seperti yang dituliskan akun Instagram ayah Ryu, @papeeryuzio. Menurutnya pengalaman buruknya berawal karena membiarkan pipi anaknya disentuh dan dicium orang asing. Curhat @papeeryuzio ini viral di media sosial karena sang Papa tidak ingin pengalaman buruk ini terjadi pada bayi lain. Dalam postingan @papeeryuzio, sang Papa mencantumkan foto ia menggendong Ryu.

Bayi berpipi gembil itu memang menggemaskan. Maka tidak heran, banyak orang tergoda untuk menyentuh pipinya. Sang orangtua tidak dapat berbuat apa-apa saat kerabat-kerabatnya menyerbu gemas sang anak. Ia juga menuturkan melalui tulisan pada unggahan tersebut, ia khawatir karena tangan-tangan yang menyentuh anaknya mungkin penuh dengan kuman. Bersama ibu dari Ryuzio, ia berusaha membersihkan pipi anaknya dengan tisu basah usai disentuh oleh orang lain.

Gatal yang Tak Kunjung Reda

Namun hal malang menimpanya sepulang acara tersebut, baby Ryu, panggilan akrabnya, tiba-tiba menangis di malam hari. Usut punya usut, Ryu ternyata mengalami gatal yang tak reda, hingga pipinya tampak kemerahan. Kedua orang tuanya berusaha meredakan gatal yang dirasakan Ryu. Salah satunya dengan memberikan krim bayi. Bahkan, diceritakan oleh sang Papa bahwa luka itu begitu mengerikan sehingga daging pipi Ryu terlihat dari luar.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Diare Pada Anak, Ketahui Cara Mengatasinya!

Perlu diketahui oleh orang tua risiko bagi bayi yang disentuh orang asing. Setiap orang tua yang memiliki bayi, terutama di awal kelahirannya harus sangat waspada saat bertemu dengan orang lain. Ini karena si Kecil rawan terpapar berbagai penyakit yang bisa menyerang tubuhnya yang rentan itu.

Bayi yang mengalami sentuhan, baik berupa ciuman, pelukan atau bahkan cubitan gemas, berisiko terpapar virus dan bakteri. Virus dan bakteri ini akan membahayakan tubuhnya, bahkan berujung pada kematian. Ini terjadi karena orang tersebut tidak dalam keadaan bersih dan sehat saat berinteraksi dengan si Kecil. Dan hal ini tak diketahui orang tuanya, bahkan orang asing itu sendiri.

Dermatitis Atopik

Kedua orangtuanya Ryu pun membawanya ke Dokter Spesialis Kulit. Setelahnya diketahui bahwa Ryu ternyata memiliki bakat dermatitis atopik. Alergi kulit ini merupakan bawaan gen turun-temurun. Dermatitis atopik merupakan kondisi kulit sangat sensitif. Pemicunya adalah hal dari luar, kondisi panas, keringat, kotoran, atau kuman. Bahkan sabun, lotion atau minyak telon dan minyak kayu putih pun memiliki bahan yang dapat membuat penderita dermatitis atopik meradang.

Bayi yang memiliki kondisi ini memang harus dijaga kebersihan dan kondisi tubuhnya. Karena kulit kemerahan yang timbul sangatlah gatal. Dan bayi belum memiliki kontrol diri untuk tidak menggaruk. Karena garukan yang keras akan berakibat infeksi dan berair.

Yang perlu diingat, bayi sangat rentan terhadap infeksi pada bulan pertama kelahirannya. Pada usia 3 bulan pertama kehidupannya, ia masih rentan dengan infeksi serius yang tak jarang seringkali muncul dengan sedikit gejala.

 

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: