Cek, Apakah Anda Berisiko Mengandung Bayi Down Syndrome?

Beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko Anda memiliki keturunan dengan down syndrome.
, Majalah Kartini | 28/01/2019 - 15:00

MajalahKartini.co.id – Meskipun peneliti telah mengetahui bagaimana Down Syndrome (DS) terjadi, tapi mereka masih tidak tahu banyak tentang mengapa kondisi ini bisa terjadi. Hal ini dapat membuat sulit untuk memahami apakah Anda berisiko memiliki bayi dengan sindroma Down. Beberapa teori berpendapat bahwa Down syndrome dipicu dari seberapa baiknya tubuh ibu memetabolisme asam folat, tapi banyak juga yang menentang teori ini, karena begitu banyak kesimpangsiuran mengenai faktor yang memengaruhi terjadinya Down syndrome.

Hal-hal tertentu dapat meningkatkan risiko Anda memiliki bayi dengan Down syndrome, disebut dengan faktor risiko. Faktor risiko mungkin berbeda untuk setiap jenis Down syndrome, di antaranya:

Usia ibu saat hamil. Down syndrome bisa terjadi di berapapun usia Anda saat mengandung, tetapi kesempatan ini akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. “Risiko mengandung bayi dengan masalah genetika, termasuk DS, dipercaya meningkat saat usia perempuan mencapai 35 tahun atau lebih tua saat memasuki masa kehamilan,” jelas dr Rizki Azenda, SpOG dari RS Awal Bros Tangeran. Perempuan berusia 25 tahun saat hamil memiliki risiko 1:1,200 untuk memiliki bayi DS, sedangkan perempuan usia 35 tahun saat hamil memiliki risiko hingga 1:350. Pada perempuan hamil berusia 49 tahun, risiko meningkat hingga 1:10. Walaupun begitu, kini banyak anak pengidap DS yang lahir dari perempuan berusia kurang dari 35 tahun, karena peningkatan angka kelahiran di usia muda. Mereka menemukan bahwa pada rahim perempuan yang mendekati usia menopause dan risiko infertilitas juga meningkat, kemampuan menyeleksi embrio cacat menurun dan meningkatkan risiko anak yang dikandungnya akan mengalami kemunduran perkembangan sepenuhnya. Kedua peneliti percaya bahwa penurunah kemampuan seleksi ini adalah respons adaptif perempuan dan mungkin bisa menjelaskan alasan mengapa DS cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia sang ibu.

Pernah melahirkan bayi Down Syndrome. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi DS pada anak selanjutnya. “Perempuan yang pernah mengandung janin dengan DS memiliki risiko 1:100 untuk memiliki bayi selanjutnya juga mengidap DS,” tandas dr Rizki..

Jumlah saudara kandung dan jarak lahir. Menurut penelitian Markus Neuhäuser dan Sven Krackow, dari Institute of Medical Informatics, Biometry and Epidemiology di University Hospital Essen, Jerman, risiko bayi lahir dengan DS juga bergantung pada seberapa banyak saudara kandung dan seberapa besar jarak usia antar anak paling bungsu dengan bayi tersebut. “Risiko memiliki bayi dengan DS semakin tinggi pada ibu yang hamil untuk pertama kali di usia yang lebih tua. Risiko ini juga akan semakin meningkat bila jarak antar kehamilan semakin jauh,” ujar dr Rizki. (*)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: