Bermodal Rp13.000, Pernikahan Wilson Mutura Banjir Pujian

Pasangan Wilson Mutura dan istrinya, Ann memilih untuk mengadakan upacara pernikahan sederhana di Nairobi tanpa kue, bunga atau hiasan.
, Majalah Kartini | 02/02/2017 - 10:02

 

Bermodal Rp13000 Pernikahan Wilson Mutura Banjir Pujian

MajalahKartini.co.id – Sepasang kekasih asal Kenya menuai pujian di media sosial setelah mengadakan pernikahan dengan anggaran sebesar Rp13.000. Wilson, 27 tahun, dan Ann Mutura, 24 tahun, berpacaran selama lebih dari tiga tahun. Namun, keinginan mereka untuk menikah pada 2016 terpaksa ditunda sebanyak dua kali karena mereka tidak mampu membayar biaya pernikahan sebesar US$300 (sekitar Rp4 juta).

Mereka sempat meminta sumbangan kepada teman-teman dan keluarga, namun upaya mereka gagal. Mereka akhirnya memutuskan untuk menikah tahun ini dengan biaya minimum.

Pengantin pria hanya menghabiskan biaya Rp13.000 untuk membeli sepasang cincin kawin, yang ia beli di tengah-tengah upacara pemberkatan nikah. Biaya-biaya lainnya yang dikeluarkan dalam pernikahan pasangan itu, termasuk biaya surat nikah, ditanggung oleh pihak gereja.

Para netizen memuji langkah mereka seraya menekankan bahwa biaya pernikahan semakin mahal. Wilson mengatakan kepada BBC bahwa kakaknya bahkan menyarankan ia untuk mengorbankan pernikahan dan hidup dengan Ann tanpa menikah.

Namun itu bukan pilihan bagi Wilson yang berprofesi sebagai penjual buah dan tunangannya pun menginginkan “sebuah pernikahan yang diberkahi dan abadi”. “Sebagai pasangan Kristen, kami ingin menikah dan hidup dengan martabat untuk menghindari godaan lainnya,” kata Ann.

Jadi pasangan ini memilih untuk mengadakan upacara pernikahan yang sangat sederhana di Nairobi tanpa kue, bunga atau hiasan. Saat menikah, pasangan ini mengenakan celana jeans, T-shirt dan sepatu olahraga. Harta mereka satu-satunya hanya baja mengkilap yang dipakai sebagai cincin kawin.

Selama upacara pernikahan, Wilson membuat jemaat terkejut karena ia berlari keluar dari gereja untuk membeli dua cincin, kata Pastor Jasper Ojwach dari pusat ibadah komunitas Kristen Nairobi kepada BBC. Pengantin pria bersorak saat ia mengeluarkan cincin dari sakunya sebelum acara pemberkatan.

Pasangan ini mengungkapkan keterkejutan mereka atas tanggapan positif di media sosial untuk pernikahan sederhana mereka dan mendorong kalangan anak muda Kenya lainnya untuk mengikuti mereka. “Saya yakin masalah uang tidak semestinya menghentikan anak-anak muda seperti kita untuk menikah. Jika orang saling mencintai dan ingin menikah mereka seharusnya bisa melakukannya,” kata Ann.

Sebagai reaksi hangat, pasangan itu menerima berbagai hadiah baik dari perusahaan maupun individu yang tersentuh oleh keberanian mereka. Mereka akan pergi berbulan madu, segera setelah sebuah agen perjalanan memberi mereka liburan selama lima hari. (bbc/Foto:bbc)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: