Beberapa Faktor Membuat Kuman Semakin Kuat

Kuman berevolusi karena beberapa fakto lingkungan dan menjadi lebih kuat.
, Majalah Kartini | 31/03/2017 - 07:57
IMG_20170330_140956_crop_640x357
MajalahKartini.co.id – DR. Dr. Ariani Dewi Widodo, SpA(K) menjelaskan bahwa kuman terus berevolusi hal ini cukup menjadi alasan atas kekhawatiran para ibu. “Memang kuman berevolusi karena berbagi hal. Beberapa faktor sehingga kuman lebih kebal dan kuat. Umat manusia seharusnya bisa berperan terhadap kesehatan dunia tapi justru bisa mengacaukan,” kata dr. Ariani dalam acara Launch Lifebuoy ActivSilver Formula di Jakarta, Kamis (30/3).
Keadaan kuman yang semakin kuat disebabkan antara lain karena kemampuan kuman beradaptasi dengan lingkungan, perilaku manusia dalam penggunaan obat-obatan khususnya antibiotik yang tidak pada tempatnya, serta tingkat populasi dan migrasi manusia yang tinggi.
“Pada beberapa jenis kuman bisa menjadi lebih kuat dan menyerang tubuh lebih agresif sehingga sulit disembuhkan. Biasanya bakteri resisten karena penggunaan antibiotik tidak sampai selesai. Bukannya mati tapi kuman semakin kuat karena belajar dari pengalaman. Nah bagimana dengan kita, apakah kita lebih kuat mengalahkan kuman itu? kenyataannya tidak, hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian terhadap ibu. Sekitar 64 persen mengatakan kita lebih lemah, dimana penyakit lebih mudah menyebar karena globalosasi, urbanisasi, perubaham iklim, pemamasan global. Hal tersebut membuat pola kuman berubah, nyamuk pun berpindah ke tempat lain dan menyebarkan penyakit baru di tempat lain,” paparnya.
Selain itu, kata dr. Ariani, tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit karena polusi dan gaya hidup yang tidak sehat. Ditambah dengan kondisi kuman yang semakin agresif menyerang pertahanan
tubuh, membuat penyakit menjadi semakin lama dan sulit untuk disembuhkan. Hal ini menjadikan kebiasaan hidup sehat yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan mandi dua kali sehari sangat diperlukan untuk mencegah tubuh tertular infeksi kuman penyebab penyakit.
“Tips sederhana agar anak tetap terlindungi dari kuman yaitu dengan membiasakan anak beraktivitas fisik supaya anak tidak mudah sakit (bawa tas sendiri, tidur cukup,  makan seimbang, CPTS),” tukasnya.(Foto : Andim)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: