Basarnas Stop Proses Pencarian Korban Lion Air JT-610 di Perairan Karawang, Jawa Barat

Meski demikian, Tim SAR Jakarta dan Bandung tetap siap siaga beroperasi jika mendapat laporan temuan korban.
, Majalah Kartini | 11/11/2018 - 10:00

MajalahKartini.co.id – Semakin minimnya hasil penemuan korban di perairan Karawang Jawa Barat, pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 pada 29 Oktober 2018. Setelah dua kali dilakukan perpanjangan waktu pencarian dengan masing-masing selama 3 hari, akhirnya pada Sabtu (10/11),  Basarnas memutuskan menyetop operasi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Tenda-tenda Basarnas yang ada di Terminal JICT, Tanjung Priok, pun dibongkar.

“Berdasarkan evaluasi kita, peninjauan ke TKP, rapat staf, dan masukan-masukan dari berbagai pihak. Kemarin kita hanya menemukan satu kantong jenazah, itu pun hanya pagi hari, setelah itu sore, malam, nihil. Hari ini kita cek ke lapangan, sampai saat ini juga nihil. Jadi, berdasarkan pantauan tersebut, kami dari Tim SAR Basarnas Pusat mengambil keputusan bahwa operasi SAR ini, secara terpusat, disudahi atau ditutup hari ini,” ujar Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi di Posko Evakuasi Lion Air di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara (10/11).
Meski demikian, Syaugi mengatakan bahwa tim SAR Jakarta dan Bandung siap melaksanakan operasi SAR bila mendapat informasi mengenai temuan korban. Syaugi juga mengapresiasi kinerja tim SAR gabungan dan semua pihak yang membantu operasi pencarian korban pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610.

“Kami juga mohon maaf kepada seluruh masyarakat, terutama kepada keluarga korban, apabila dalam pelaksanaan evakuasi korban ini belum menyenangkan semua pihak. Namun kita sudah melaksanakan sekuat tenaga, dengan kata kunci tiga yang selalu sampaikan, pemerintah hadir, serius, all-out, dan bekerja memakai hati,” tutur Syaugi. (*)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: