Bantuan Sosial Program keluarga Harapan untuk Disabilitas

Jumlah penyandang disabilitas yang menerima kartu kesejahteraan sosial sebanyak 125 ribu orang.
, Majalah Kartini | 03/12/2016 - 21:00

MajalahKartini.co.id – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan sosial khusus kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari kalangan penyandang disabilitas di Jember, Jawa Timur, Sabtu (3/12). “Kebetulan hari ini puncaknya Hari Disabilitas Internasional dan hari ini juga kami meluncurkan kartu disabilitas,” katanya saat menyalurkan bantuan sosial nontunai dalam bentuk Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, tersebut.

Menurut dia kartu kesejahteraan sosial itu sudah dilengkapi dengan “e-wallet” sehingga bisa diintegrasikan dengan bantuan sosial bersumber dari kementerian lainnya, pemerintah daerah, dan fasilitas sosial lain, termasuk sarana transportasi umum. Sesuai Undang-Undang No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, kami akan koordinasi terus-menerus dengan kementerian lain.

Dalam undang-undang ini antara lain pentingnya konsesi. Dalam kartu itu sekarang kalau misalnya Kemenhub dan KAI (Kereta Api) serta penerbangan, pendidikan juga bisa memberikan konsesi kepada penyandang disabilitas, ujarnya.

Pada kartu kesejahteraan sosial khusus penyandang disabilitas terdapat gambar kursi roda. Selain memberikan bantuan sosial nontunai, Mensos juga meluncurkan program elektronik warung gotong royong (e-Warong) yang dikelola para penyandang disabilitas di Kelurahan Baratan.

Menurut dia e-Warong di Kelurahan Baratan tersebut merupakan pertama di Indonesia yang dikelola penyandang disabilitas. “Kami tidak ada target berapa mau mendirikan e-Warong khusus dikelola oleh disabilitas, tapi makin banyak e-Warong disabilitas, makin signifikan bagi para disabilitas dalam memberdayakan ekonomi mereka,” kata Khofifah.

Ia menyebutkan jumlah penyandang disabilitas yang menerima kartu kesejahteraan sosial sebanyak 125 ribu orang. Di Kabupaten Jember terdapat 820 orang. Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyaksikan pencairan dana para penerima manfaat dengan menggunakan kartu kesejahteraan sosial di kios BNI dan transaksi di e-Warong disabilitas.

Mensos juga mendapat suguhan penampilan seni dari para penyandang disabilitas. “Saya berharap uang PKH dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pernah tidak uang PKH diminta suaminya,” tanya menteri kepada para ibu-ibu penerima dana itu, seraya mengisyaratkan sampaikan kepada suami, uang PKH untuk uang sekolah. Dari Kelurahan Baratan, Khofifah menuju kampus Universitas Negeri Jember sebelum menghadiri acara puncak Hari Disabilitas Internasional di alun-alun setempat. (ANT/Foto: ANT FOTO/Tresnadi)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: