Anet Korban Perampokan Pulomas Sempat Berzikir Saat Disekap

Sementara itu keluarga anet memuji kinerja tim kepolisian dalam pemulihan trauma.
, Majalah Kartini | 30/12/2016 - 14:30

anet-korban-perampokan-pulomas-sempat-berzikir-saat-disekap-dikamar-mandi

MajalahKartini.co.id – Almiada Saphira, ibu dari Zanette Kalila Azaria (Anet) korban penyekapan di Pulomas mengatakan putrinya itu sempat berzikir saat disekap bersama 10 orang lainnya di kamar mandi oleh para perampok. Anet adalah salah satu dari lima orang yang bertahan hidup, sementara enam orang meninggal dunia, termasuk ayahnya Dodi Triono dan dua saudarinya, Diona Arika dan Dianita Gemma. “Dia cuma bisa berzikir,” katanya di Rumah Sakit Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (30/12).

“Kita sendiri di luar nalar, alhamdulillah Allah turunkan kuasanya di situ,” imbuh dia. Saphira menyebut keselamatan putrinya adalah suatu “mukjizat Tuhan”. Saat ini kondisi Anet telah membaik meski remaja itu masih sakit flu dan batuk. Anet sudah aktif mengunggah unggahan baru di akun Instagramnya, juga berusaha menghibur diri dengan membaca komik.

Selain Anet, korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Kartika Pulomas adalah Fitriani, Emi, Nursanti dan Windi. Pada kesempatan yang sama, Saphira memuji kinerja tim kepolisian yang bertugas memulihkan trauma putrinya. “Alhamdulillah dari pihak yang berwajib care banget. Penanganannya juga baik,” ujarnya.

Menurutnya, putrinya merasa senang ditangani dengan baik oleh tim yang bertugas memulihkan traumanya. “Tapi memang harus pelan-pelan ya,” imbuh dia. Hingga Jumat siang, Anet sudah dikunjungi teman-teman sekolahnya di Sekolah Santi Rama. (Foto: ANT FOTO/Muhammad Adimaja)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: