Anak Pertama Kali Menjalankan Puasa? Ikuti Tips Berikut Ini

Memang mengajari anak pertama kali puasa itu susah-susah gampang. Di awal puasa mereka sangat antusias, tetapi di pertengahan bulan, sudah mulai tidak semangat untuk puasa.
, Majalah Kartini | 09/05/2019 - 14:00

MajalahKartini.co.id – Anak yang belum mengalami puber memang belum diwajibkan untuk puasa. Tetapi mengenalkan anak tentang puasa sejak dini sangatlah wajib. Tentu agar saat ia sudah wajib puasa bisa terbiasa menjalankan puasa dengan baik.

Foto: Istimewa

Sebelum mengajarkan anak tentang puasa, alangkah baiknya orang tua memberikan pengertian pada anak mengenai apa itu puasa dan mengapa harus dijalankan. Memang mengajari anak pertama kali puasa itu susah-susah gampang. Mungkin di awal puasa mereka sangat antusias. Tetapi ketika sudah di pertengahan bulan, biasanya mereka sudah mulai tidak semangat untuk puasa. Berikut beberapa tips untuk memperkenalkan anak pada puasa:

  1. Memberikan Contoh

Memberi pelajaran kepada anak sebaiknya dengan contoh. Hal ini membuat anak lebih mudah menjalankannya karena biasanya seorang anak akan banyak bertanya ketika melihat orang tuanya melakukan hal yang baru bagi mereka. Seperti bertanya kenapa ayah dan ibu tidak makan minum, menanyakan apa itu puasa, dan lainnya. Hal ini akan menimbulkan rasa penasaran anak. Sehingga anak ingin mencobanya dan mempraktikkannya sendiri.

  1. Ajarkan Puasa Melalui Lagu Anak-Anak

Sekarang banyak sekali lagu Islami anak-anak yang bertema puasa. Dari sana, mereka bisa belajar apa itu puasa dan apa hikmahnya. Cara ini lebih menyenangkan dibandingkan orang tua yang menceramahi mereka.

Baca Juga: 5 Tradisi Masyarakat Indonesia yang Hanya ada di Bulan Ramadhan

  1. Tidak Adanya Pemaksaan

Jika puasa ini adalah tahun pertama mereka puasa, maka biarkan mereka berpuasa setengah hari atau beberapa jam saja. Ini sudah cukup untuk mereka berlatih puasa. Puasa setengah hari tidak akan memberikan beban berat pada mereka.

  1. Mulai bertahap

Misal mengajak anak berpuasa terhadap beberapa makanan tertentu. Jika anak sudah terbiasa makan makanan tertentu atau makanan kesukaannya, mintalah anak untuk menghindari makanan tersebut saat berpuasa. Hal ini dapat membantu menghilangkan kebiasaan buruk pola konsumsi anak. Selain itu, juga dapat membantu anak untuk lebih menghargai makanan.

  1. Menyediakan Makanan Sahur dan Berbuka yang Spesial

Usahakan untuk memasak makanan dan minuman favorit mereka saat sahur dan buka puasa. Hal ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu ketika berpuasa. Sehingga, mereka selalu antusias berpuasa atau sesekali ajak pula berbuka di luar rumah.

  1. Libatkan Anak dalam Tradisi Ramadan

Ajak mereka untuk membuat takjil, membersihkan, dan mendekorasi rumah untuk persiapan Lebaran dan semacamnya. Melibatkan mereka dalam tradisi akan membuat mereka merasakan euforia Ramadan. Hal ini akan membuat mereka makin semangat berpuasa.

Baca Juga: 5 Kuliner Khas Nusantara yang Ada di Bulan Ramadhan

  1. Membuat Buku Diari Ramadan

Menulis dan bercerita adalah aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak. Biarkan mereka curhat di diari tentang suka dan duka mereka selama belajar menjalankan ibadah puasa.

  1. Memberikan Hadiah

Hadiah ini dapat menambah semangat anak untuk ikut menjalankan ibadah puasa. Hadiahnya bisa berupa apa pun seperti pujian, makanan kesukaan, atau mainan yang didambakan. Hadiah juga bisa jadi motivasi terbesar bagi anak-anak, apalagi kalau hadiahnya itu barang kesukaan mereka.

 

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: