Ajak Para Ayah Asah Ketrampilan Mengasuh Anak Lewat Permainan

Kartu Asah Asuh menjadi cara baru bagi orang tua mempelajari ilmu parenting.
, Majalah Kartini | 05/11/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Nana Maznah Prasetyo, Ketua Komunitas Rumah Pencerah (KRP), mengungkapkan orang tua adalah pendidik utama dan pertama dalam keluarga. Namun, orang tua adalah pendidik yang paling tak tersiarkan. Masih banyak orang tua yang menggunakan cara-cara terdahulu yang tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman.

“Fenomena tersebut, kami tergerak untuk dapat memenuhi kebutuhan pengetahuan serta mengasah keterampilan orangtua dalam pengasuhan melalui media yang sederhana dan menyenangkan yaitu kartu permainan. Kartu Asah Asuh memuat pesan-pesan inti yang dikembangkan dari Buku Asah Asuh,” lanjutnya.

Kartu ini bisa dimainkan oleh 2-7 orang dewasa berusia 17 tahun ke atas secara berkelompok. Setiap orang harus mengumpulkan seri warna kartu secara lengkap. Judul Seri kartu tersebut di antaranya: Pola Asuh Masa Kini, Ayah Ikut Mengasuh, Cara menumbuhkan Keyakinan Diri Anak, Cara Komunikasi dengan Anak, Orang Tua Demokratis, Kebutuhan Anak, dan lain-lain. Setiap seri kartu memuat pesan materi parenting untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh. Dengan bermain kartu Asah Asuh ini orang tua juga dapat saling belajar dari orang tua lainnya.

Menurut Fery Farhati, Bunda PAUD DKI Jakarta sekaligus Pendiri dan Pembina KRP, satu dari lima nilai utama yang harus dimiliki orang tua adalah Semangat Belajar. Perubahan zaman tak terelakkan. Demikian juga tantangan orang tua dalam mendidik anak. Karenanya orang tua harus selalu aktif memperbaharui pengetahuannya agar dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya selalu relevan dengan zamannya.

“Empat nilai lainnya yang harus dimiliki orang tua adalah Cinta, Religius, Visioner dan Kehadiran. Lima nilai tersebut yang selalu KRP tanamkan melalui berbagai cara salah satunya dengan membuat Kartu dan Buku Asah Asuh. Jika lima nilai tersebut dimiliki oleh setiap kita sebagai orang tua, maka akan tercipta masyarakat yang berperan aktif meningkatkan kualitas pengasuhan dan pendidikan anak,” papar Fery dalam acara Festival Asah Asuh, Go Food Festival di Gelora Bung Karno, Jakarta (4/11).

Selain meluncurkan Kartu dan Buku Asah Asuh, KRP juga memperingati Hari Ayah Nasional dengan mengajak para Ayah untuk lebih berperan aktif dalam  pengasuhan dan Pendidikan Anak melalui Lokakarya.

Peran Ayah dalam Pengasuhan yang dipandu oleh fasilitator KRP. Lokakarya ini diikuti oleh puluhan mitra pengemudi GO-JEK. Festival Asah Asuh juga mengajak masyarakat pengunjung GO-FOOD Festival GBK main

Kartu Asah Asuh ini secara bersama-sama. Main Kartu difasilitasi oleh Tim Komunitas Rumah Pencerah dan 20 relawan peduli pendidikan anak usia dini.

Gelaran Festival Asah Asuh ini mendapat dukungan penuh dari Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud RI, Dr. Sukiman, “Pemerintah melalui Direktorat Bindikel Kemendikbud RI membuat berbagai program peningkatan kapasitas orangtua. Kami memiliki kesamaan pandangan dengan KRP bahwa keluarga sebagai lingkungan pendidikan yang pertama dan utama bagi anak, haruslah berdaya,” pungkasnya.

Cassandra Aprilanda, VP Sales and Marketing GO-FOOD Festival turut mengungkapkan senang bisa ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Ayah Nasional dan ingin mengajak lebih luas lagi masyarakat mengadakan acara positif seperti Festival Asah Asuh ini di lokasi-lokasi GO-FOOD Festival karena di GO-FOOD Festival. (*)

Tags: , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: