Agatha Suci Mengaku Pernah Hidup Miskin & Tinggal di Gang Sempit

Sebelum sukses menjadi penyanyi dan ibu muda, Agatha Suci memiliki kisah masa kecil yang penuh perjuangan dalam menjalani hidup serba sulit.
, Majalah Kartini | 27/10/2018 - 11:00

MajalahKartini.co.id – Agatha suci tidak pernah menyangka dirinya dapat memiliki karier sebagai penyanyi seperti sekarang, pasalnya ia melalui semua seperti air mengalir tanpa ambisi tertentu. “Kalau  menyanyi sejak usia empat tahun, karena memang hobi, tapi nggak terbayang bisa jadi penyanyi,” paparnya kepada KARTINI. Masa kecilnya pun diisi dengan kegiatan belajar dan bermain layaknya anak-anak sebayanya. “Aku berjiwa kompetitif, selalu mendapat peringkat satu saat sekolah dulu,” tandasnya.

Diakui Suci, sapaan akrabnya, masa kecil yang dilaluinya terbilang sulit. “Orang tua kami miskin, tetapi mereka memiliki prinsip bahwa anak-anak harus tetap bisa jadi sarjana. Hal itu yang menguatkan aku untuk tetap semangat belajar,” ujarnya. Oleh karena itu, Suci sangat mengidolakan sosok sang ibunda yang dianggapnya role model hidupnya. “Mama tidak pernah mengeluh dengan keadaan kehidupan kami yang sulit. Mama tetap berjuang untuk anak-anaknya. Dulu mama selalu terima orderan jahit hingga malam. Ia tak pernah lelah bekerja untuk kami, sampai sekarang pun masing teringat lekat di kepalaku bagaimana suara mesin jahit mama setiap malam,” kenangnya.

“Dulu kami hidup miskin, dua meter dari pintu rumah sudah rumah tetangga. Meski demikian, kami tidak pernah merasa miskin,” tambahnya diiringi senyum. Bukan hanya tinggal di rumah yang sangat kecil dan rapat, Suci pun semasa sekolah selalu diajarkan untuk irit. “Hampir setiap hari aku membawa bekal makanan dari rumah, sampai terkenal kalau murid yang selalu bawa bekal adalah aku. Hal tersebut dilakukan agar aku tidak perlu membawa uang jajan ketika sekolah,” tandas Suci. Bukan hanya masalah ekonomi, Suci juga mengakui zaman dulu kehidupan keluarganya kerap diterpa banyak cobaan karena keluarganya merupakan warga keturunan. “Papa yang menguatkan kita semua untuk dapat bertahan dalam kehidupan sulit waktu itu, adalah yakin pada agama dan saling mengasihi antar sesama,” ujar Suci sambil tersenyum.

 

Perjalanan Karier Bernyanyi

Bakat menyanyi yang mengalir dalam diri Suci merupakan turunan dari sang ayah yang juga hobi bermusik. “Papa sangat mendukung ketika tahu minat dan bakat aku di musik, orang tua juga sempat memasukkan aku ke Pranajaya les vokal tetapi tidak berlangsung lama, karena biayanya mahal,” cerita Suci.

Sebelumnya sang Mama sempat ingin mendaftarkan Suci pada sebuah ajang bernyanyi di stasiun televisi swasta lainnya. “Dulu mama sempat memaksa aku ikut Akademi Fantasi Indosiar (AFI), namun mama sendiri yang mengagalkannya setelah tahu peraturan bahwa selama karantina peserta tidak boleh membawa handphone untuk komunikasi, karena mama belum siap melepasku,” ungkapnya. Hingga akhirnya, sang mama melihat lagi sebuah iklan di televisi seputar ajang pencarian bakat bernyanyi di Indonesia, yakni Indonesian Idol.

“Berkat dukungan mama dan niat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik, aku pun langsung mengisi form pendaftaran dan mengirim pendaftaran Indonesian Idol. Aku juga datang ke Plaza Indonesia untuk mengambil nomor antrian ditemani mama,” ujarnya. Perjuangan pun dimulai, saat hari audisi Suci hanya ditemani seorang teman, ia pun membawa bekal buatan sang mama untuk mengisi perut lapar ketika menunggu antrian audisi. “Biar irit, mama bawakan bekal makan nasi goreng,” tutur Suci diiringi tawa kecil. Setelah mengantre dan berdiri 1,5 jam lebih, Suci sempat ingin menyerah. Tetapi sang teman yang menemani terus menyemangatinya agar mau bertahan dan sabar. “Akhirnya pukul setengah delapan baru dibuka untuk precast, lalu  aku selesai audisi pukul setengah sebelas. Besoknya jalan seolah terbuka, aku dipanggil kembali untuk audisi dengan mas Indra Lesmana. Sangat senang sekali waktu itu,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Meski harus tereliminasi di awal ajang, tetapi Suci tidak menyerah, ia tetap aktif berkarier di dunia musik Indonesia pasca Indonesian Idol. Hingga ia sempat vakum sejenak setelah menikah dengan pujaan hatinya dan dianugerahi dua orang anak. Meski demikian, kini Suci tengah sibuk dengan single terbaru yang rilis akhir Oktober 2018 ini. “Judul single-nya “Siapa dia” yang menceritakan tentang kekuatan perempuan dan intinya just be your self. Ke depan aku mungkin akan banyak promo single ini, semua tapi dilakukan tetap tanpa menomorduakan kepentingan anak. Anak-anak tetap yang utama,” tegasnya. (*)

Tags: , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: