6 Trik Berburu Tiket Kereta untuk Mudik Lebaran

Untuk angkutan lebaran 2019, PT KAI mengoperasikan 356 kereta api reguler dan 50 kereta api tambahan.
, Majalah Kartini | 30/04/2019 - 10:00

Foto: Istimewa

MajalahKartini.co.id – Di momen Lebaran tiket kereta selalu habis terjual dalam waktu yang singkat. Harga murah dan kenyamanan selama perjalanan membuat pemudik lebih memilih pulang kampung dengan menggunakan kereta api.

Pada tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menerapkan sistem pemesanan tiket 99 hari sebelum hari H keberangkatan. Untuk angkutan Lebaran 2019, PT KAI mengoperasikan 356 kereta api reguler dan 50 kereta api tambahan. Jumlah tersebut naik 3 persen ketimbang tahun lalu, yakni sebanyak 393 kereta api. Setiap harinya, KAI hanya menjual tiket untuk musim lebaran sebanyak 247.010.

Baca Juga: Pemudik Tetap Waspada dan Hati-hati, Pencurian Masih Terjadi

Foto: Istimewa

Menurut Data Kementerian Perhubungan, peningkatan tren penggunaan kereta api untuk mudik per tahunnya naik. Pada 2016, jumlah pemudik kereta api mencapai 4,08 juta orang. Sementara pada 2017, naik menjadi 4,4 juta penumpang. Begitu pun pada 2018 ada kenaikan 5,84 persen.

Tiket kereta dengan rute favorit sudah terjual habis sejak minggu kedua Maret 2019. Rute yang menjadi favorit tersebut adalah perjalanan dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir menuju Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Malang. Kondisi terjual habisnya tiket kereta untuk tujuan favorit, bukan lah kali pertama. Begitu pun dengan tahun ini, tiket mudik sudah habis terjual, tetapi perburuan tiket kereta tambahan lebaran pun perlu trik. Agar tidak  kehabisan, begini caranya.

  1. Usahakan koneksi internet stabil

Dalam proses pencarian tiket online, usahakan internet yang Anda gunakan tetap stabil. Karena jika internet tidak stabil maka kemungkinan besar tidak akan dapat tiket kereta secara

Baca Juga: 5 Tips Cerdas Hemat Baterai Smartphone Saat Mudik

  1. Cari alternatif tanggal atau rute kereta

Sebelum memulai perburuan tiket kereta tambahan Lebaran, siapkan dulu tanggal cuti dan liburan semua anggota keluarga. Setelah mendapatkan tanggal mudik dan balik, siapkan rute alternatif sebagai rencana cadangan. Perlu diketahui, PT KAI memprediksi, puncak arus mudik Lebaran 2019 akan terjadi pada 29 Mei 2019 atau H-7 lebaran. Prediksi ini diketaui setelah melihat jadwal hari libur nasional dan cuti bersama yang telah dikeluarkan pemerintah.

  1. Carilah alternatif kereta sambungan

Misalnya jika ingin menuju Semarang, dapat memesan tiket dengan rute Stasiun Pasar Senen–Stasiun Tegal untuk kemudian meneruskan dengan KA rute Tegal–Semarang. Sebelumnya pastikan untuk diberi jarak waktu lebih dari tiga jam saat perpindahan kereta.

  1. Membeli tiket melalui channel eksternal seperti minimarket, maupun situs–situs penjualan yang telah bekerjasama dengan PT KAI.

Baca Juga: Camilan Sehat Ini Siap Temani Mudik Anda

  1. Traffic situs penjualan tiket online akan sangat penuh pada menit-menit pertama tiket dirilis

Oleh karena itu, cobalah untuk melakukan pemesanan tiket pada jam 03.00-an. Pada beberapa kasus, beberapa pelanggan berhasil memesan tiket pada menit-menit awal. Namun tidak segera melakukan pembayaran maksimal tiga jam setelah pemesanan sehingga tiket hangus dan kembali available.

  1. Cek berkala di situ penjualan atau contact center.

Jika ada yang batal atau belum bayar setelah tiga jam maka tiket tersebut akan muncul kembali. PT KAI menyediakan layanan pembatalan dan pengubahan jadwal baik di stasiun maupun melalui aplikasi resmi. Tiket yang dibatalkan atau diubah tersebut nantinya akan muncul kembali pada sistem ticketing untuk dijual lagi kepada masyarakat.

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: