5 Tanda Anda Tergolong Penderita Depresi

Setiap orang belum sepenuhnya mampu mengendalikan emosi dalam diri sendiri itu sebabnya depresi menjadi suatu gejala yang harus diwaspadai karena kemunculannya tidak disadari.
, Majalah Kartini | 22/08/2018 - 18:05

MajalahKartini.co.id – Depresi merupakan sesuatu yang mengganggu suasana hati dan mempengaruhi pola pikir manusia. Depresi sering disebut dengan gangguan pada kesehatan mental. Oleh sebab itu, memahami tentang kesehatan mental memang tidak semudah saat memahami masalah yang terjadi pada kesehatan fisik.

Penderita depresi biasanya merasa dirinya masuk ke dalam ruangan yang dalam dan gelap. Penelitian mengenai depresi menunjukkan bahwa setiap orang dapat mengalami depresi dalam hidupnya masing-masing. Hal itu muncul sebagai manifestasi dari perasaan yang dialami seseorang karena masalah sehari-hari dalam hidup.

Berikut 5 tanda Anda mengalami depresi.

  1. Kesulitan untuk berkonsentrasi

Dalam hal ini, Anda sering melupakan hal-hal penting dalam hidup yang sekalipun hal itu sudah dilakukan. Semua aktivitas seperti berpikir dan berbincang antar sesama akan menghasilkan suatu hal gagal fokus karena konsentrasi yang kurang.

  1. Gangguan Tidur

Rasa lemas akibat insomnia atau kelebihan tidur membuat Anda tidak memiliki energi atau semangat untuk menjalankan aktivitas yang akhirnya membuat lemas dan singgah terus-menerus hanya di tempat tidur. Pada hal ini, umumnya manusia harus memiliki waktu tidur yang benar yaitu 6-8 jam sehari.

  1. Berat Badan Turun atau Naik

Dalam hal ini, terkait adanya masalah dalam batin yang mempengaruhi pola makan. Seperti merasa selalu lapar meskipun sudah makan atau merasa selalu kenyang meskipun belum makan.

  1. Jarang Merasa Senang

Anda akan sering merasakan kekhawatiran, cemas, malas dan tidak ingin melakukan hal apapun. Setiap hal terasa tidak menyenangkan dan Anda memutuskan untuk diam sejenak dan merenung saja.

  1. Tidak Bisa Mengendalikan Emosi

Anda akan sulit untuk mengendalikan emosi entah akan sering diam, marah, jarang berbicara dan menyendiri. Hal itu bisa membuat Anda tidak terkendali saat berada di lingkungan sekitar sehingga diperlukannya dukungan mental dari orang-orang terdekat dalam mengendalikan emosi.

Anda harus memulihkan perasaan atau tanda-tanda di atas dengan terus berinteraksi dan bertukar pikiran dengan orang terdekat di lingkungan sekitar sehingga mampu mengendalikan gejala sebelum timbulnya depresi yang bersifat kronis. (*)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: