5 Penyebab Mudahnya Berat Badan Naik Saat Berpuasa

Pada prinsipnya, orang menjadi gemuk karena makanan yang dikonsumsi lebih banyak daripada makanan yang diolah menjadi tenaga.
, Majalah Kartini | 18/05/2019 - 12:00

MajalahKartini.co.id – Puasa sebenarnya bisa menjadi waktu yang tepat untuk menurunkan berat badan. Namun dengan waktu makan hanya dua kali, banyak orang justru mengeluhkan berat badan naik saat berpuasa.

Foto: Istimewa

Penyebab naiknya berat badan saat puasa, dikarenakan saat buka puasa dijadikan ajang balas dendam mengonsumsi makanan yang berlebihan. Pada beberapa orang yang telah terbiasa makan dengan porsi besar, puasa justru menaikkan selera makan dan minum pada saat berbuka hingga sahur. Pada prinsipnya, orang menjadi gemuk karena makanan yang dikonsumsi lebih banyak daripada makanan yang diolah menjadi tenaga. Selain itu, ada penyebab lainnya yang menyebabkan berat badan naik saat puasa, berikut penjelasannya.

  1. Mengonsumsi makanan rendah serat

Pada saat berbuka puasa, kebanyakan menu yang tersedia mengandung karbohidrat dan protein. Demikian juga pada saat sahur. Sehingga sayuran dan buah terlupakan. Banyak mengonsumsi makanan berkarbohidrat memang akan membuat perut menjadi kenyang. Tetapi akan terjadi penumpukan kalori, sehingga berat badan bertambah. Untuk itu imbangi dengan mengonsumsi sayuran dan buah.

Bahan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana biasanya telah bersih dari serat. Ini akibat pengolahannya atau secara alami mempunyai kadar serat yang rendah. Berbagai makanan ringan dan cemilan, seperti biskuit, cokelat, permen, kue, mengandung karbohidrat sederhana. Maka tubuh menyerap karbohidrat sederhana dengan cepat. Sehingga cepat terasa lapar meskipun sudah mengonsumsi makanan yang berkarbohidrat sederhana dalam jumlah besar.

  1. Kurang minum air putih

Meminum minuman manis terlalu banyak menyebabkan berkurangnya minum air putih. Padahal minuman manis mengandung tinggi kalori yang bisa menyebabkan cepatnya kenaikan berat badan. Lain dengan air putih. Air putih sangat penting karena dapat mencegah dehidrasi yang berpengaruh pada kenaikan berat badan.

Baca Juga: Perhatikan Pola Makan Saat Berpuasa Agar Badan Tidak ‘Melebar’

  1. Makan dan minuman yang mengandung santan

Setelah kurang lebih tiga belas jam menahan lapar, terbayang jika buka nanti makan yang gurih-gurih. Seperti kolak, cendol, bubur, dan lain-lain. Hanya saja makanan tersebut tidak lepas dari santan. Santan mengandung lemak tak jenuh dan tinggi kalori. Maka jika tiap hari dikonsumsi bukan tidak mungkin berat badan akan bertambah.

  1. Penurunan aktivitas fisik.

Di saat puasa biasanya kita menjadi pemalas. Terutama dalam aktivitas fisik. Jumlah tidur biasanya juga akan bertambah terutama di siang hari. Olahraga jadi malas, bahkan pekerjaan fisik sebisa mungkin dihindari. Hal tersebut tentu akan menurunkan kebutuhan energi Anda. Akibatnya, meskipun kita makan lebih sedikit dari sewaktu tidak puasa, tetapi berat badan bisa tambah naik. Apalagi konsumsi makannya tetap, atau bahkan dengan porsi yang tambah banyak.

  1. Penurunan metabolisme tubuh

Inilah sebenarnya kunci yang penting alasan kenapa berat badan naik meski kita berpuasa. Di saat puasa metabolisme tubuh kita berubah. Kebutuhan energi untuk kebutuhan Basal Metabolisme Rate (BMR) turun. Penggunaan energi jadi efektif. Akibatnya meski kita makan porsinya seperti sebelum puasa, hasilnya berat badan tetap naik.

Baca Juga: Tujuh Trik Kerja Produktif Saat Puasa

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: