Tren Batik Kontemporer Kian Diminati Pasar

Bazar batik kontemporer dan beragam kegiatan digelar untuk memupuk cinta batik para generasi muda.
, Majalah Kartini | 03/10/2017 - 15:02

 

MajalahKartini.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Pasaraya selaku salah satu department store yang terkenal dengan seni tradisional dan kerajinan salah satunya batik menggelar Tribute to Batik di Pasaraya Blok M, Jakarta, Senin (2/10). Ini sebagai bentuk dukungan Pasaraya terhadap batik yang sudah berjalan sejak masa awal berdiri.

Tribute to Batik yang telah diselenggarakan beberapa tahun ini terus berkembang dan hadir dengan variasi kegiatan yang tidak kalah menarik setiap tahunnya. Pada tahun ini Tribute to Batik fokus pada koleksi kontemporer yang hendak diperkenalkan pada pasar mileniais.

Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari (2-8 Oktober 2017) tahun ini sangat padat dimana bukan hanya mencoba untuk menggaet pasar muda saja, dengan mengadakan bazar batik kontemporer dan bazar makanan, Pasaraya juga bekerjasama dengan sekolah sekolah untuk memberikan workshop dan Iomba Iomba berkaitan dengan batik, acara komunitas, fashion show, sampai acara musik. “Peminatnya banyak karena batik dengan motif kontemporer menjadi salah satu jenis yang paling diminati dalam beberapa bulan terakhir,” ujar Medina Latief, CEO Pasaraya pada sesi talkshow.

Hal ini, kata Medina, ditunjukkan dengan tingginya pesanan motif tersebut di kalangan perancang busana batik. Batik dengan motif kontemporer merupakan modifikasi dari motif batik yang telah ada, seperti gabungan antara motif parang dan klithik atau improvisasi dari motif sekar jagad. “Biasanya motif tersebut diterapkan pada busana batik dengan model yang agak rumit. Namun, kini batik kontemperor lebih fleksibel mengikuti keinginan masyarakat,” ujarnya.

Rancangan dari motif kontemporer didorong oleh tingginya permintaan pemakai batik yang berorientasi pada tren baru. Kini berbagai kalangan tidak lagi menganggap batik sebagai sandang yang hanya dipakai saat acara formal.  Peminatnya semakin banyak, karena batik kontemporer juga mulai diminati untuk fashion informal. Mulai dari motif untuk tas, baju casual, topi, dan sepatu atau sandal,” kata Medina.

Tahun ini Pasaraya juga mengemas acara Tribute to Batik yang menarik dengan menghadirkan acara BATlKUSTlK. Batikustik ini menghadirkan sejumlah band ternama seperti lMELA KEl TEN2FIVE BUNGA-SHORE – ORIND – FOXA. Pengunjung akan ditemanl di sepanjang kegiatan yang diselenggarakan seperti bazaar kuliner, lomba membatik tas, Iomba tutorial hijab dan makeup.

“Di hari batik ini, kami juga melibatkan partisipasi anak-anak. Yaitu dengan mengadakan perlombaan menyanyi anak dan fashion show,” katanya lagi. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini di Tribute to Batik, akan semakin mengangkat kecintaan terhadap batik, karya anak bangsa. Terutama agar anak-anak makin menyukai dan bangga pada batik. (Foto : Andim)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: