Ambah Batik Lestarikan Tradisi Batik Indonesia

Pucuk rebung memiliki filosofi bahwa kehidupan manusia harus memberikan manfaat untuk orang lain.
, Majalah Kartini | 14/05/2017 - 10:15

 

Ambah Batik-

 

 

 

 

 

MajalahKartini.co.id – Ambah batik merupakan brand pakaian yang didirikan dengan dasar rasa cinta kepada budaya indonesia dan kepedulian terhadap social entreprenurshi p di tanah air. Keunikan motif batik ini terinspirasi dari motif melayu yang sudah tersebar di seluruh kepulauan indonesia. Motif pucuk rebung yang menjadi chiri khas Ambah memiliki filosofi kehidupan manusia harus memberikan manfaat bagi orang lain.

Untuk itu Ambah batik bergerak di bidang sosial prita dimana 50 persen profitnya akan didonasikan kepada pendidikan anak seperti pelatihan membatik sebagai pelihara dan pelegenerasikan warisan budaya lndonesia.

“Saya merasa semakin termotivasi dalam menjalani dunia social entrepreneurship ini. Karena saya melihat kreativitas anak-anak sekolah kejuruan yang kami bina sangat luar biasa,” ujar Dina Rimandra Handayani, Founder dan CEO PT. Ambah Karya Kreatif dalam acara Press Conference di Pelataran Menteng Jakarta, Kamis (11/5).

Berkembangnya fashion batik saat ini membuat Dina tertantang untuk mengambil peran bagaimana menciptakan produk karya anak sekolah kejuruan yang berkualitas. Kurang dari satu tahun ini Dina harus bekerja ekstra mengajak beberapa perusahaan untuk bersinergi dan bekerjasama mendukung program Ambah Batik ke depan.

“Harapan kami semoga dalam waktu dekat ini akan meresmikan rumah pelatihan dengan nama House of Ambah yang berlokasi di Pekalongan. Banyak terimakasih juga saya ucapkan kepada para Sponsor,” ujarnya.

Ambah Batik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Program ini mendapat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), karena konsep social preneur ini sangat unik. Ambah Batik mengapresiasi pengrajin dan menampilkan karya anak-anak SMK dengan motif-motif baru. “Saya kira hal ini sebagai upaya untuk memperkaya seni budaya Indonesia jadi patut kita apresiasi,” jelas Joshua Simanjuntak, Deputy Bidang Pemasaran Bekraf.

Secara luas kata Joshua fashion nomor dua dalam kontribusi PDB ekonom kreatif setelah kuliner, dimana Fashion adalah produk kreatif ekspor terbesar yakni 56 persen. “Tahun ini kita merekrut desainer baru untuk turun ke daerah-daerah yang memiliki potensi batik, setelah dikembangkan kami akan memasarkan di tingkat lokan dan internasional,” jelas Joshua.

Founder Nanaina Fashion, Marifah Hanif Dhakiri menceritakan saat ia meninjau di lokasi pelatihan di Kudus dan Pekalongan, hal ini kata dia program yang bagus untuk meningkatkan minat pengrajin batik di Indonesia melalui generasi muda. “Tantangan sekarang bagaimana melahirkan pembatik di Indonesia agar bisa dikembangkan secara merata dan mengenalkanya kepada seluruh masyarakat. Kita harus merawat tradisi. Batik Indonesia cantik dan indah serta banyak ragam batik dari Sabang sampai Merauke,” kata Ifa.

Setelah sukses menggelar peluncuran show tunggal pada bulan Agustus tahun lalu, kini Ambah Batik kembali hadir dengan beberapa koleksi terbaru Ready to wear dan exclusive collection. Berkolaborasi dengan LUNA habit dan Naneina Fashion diyakini dapat membuat acara semakin meriah.

Keistimewaan motif Pucuk Rebung pun terjadi lewat suatu peragaan busana. Sebanyak 20 set busana laki-laki dan perempuan dihadirkan dalam dua sekuen mulai dari gaya casual, semi formal, formal hingga eksklusif. “Ambah batik juga dikeluarkan edisi terbaru untuk koleksi pria yang terinspirasi dari Satria Heroes, yaitu Satria Garuda,” sambung Dina. (Foto: Andim, Dok. Ambah Batik)

Tags: , , , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: