Kreasi Tata Rambut Rumahan Bersinar di Panggung Hair Show

L’Oréal ingin membuktikan bahwa lulusan BFBL merupakan para penata rambut professional tersertifikasi yang siap kerja.
, Majalah Kartini | 18/12/2017 - 12:08

MajalahKartini.co.id – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia tahun 2017 mencapai 27,77 juta orang, sementara menurut data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS dan Survey Sistem Pemantauan Kesejahteraan Berbasis Komunitas (SPKBK) PEKKA tahun 2014, terdapat 14,84% rumah tangga di Indonesia dikepalai oleh perempuan dan hampir separuhnya berada di kesejahteraan terendah. Inilah yang menjadikan L’Oréal secara konsisten terus mendukung perempuan dengan keterbatasan sosial ekonomi melalui program pelatihan tata rambut secara cuma-cuma.

Sebagai bagian dari usaha berkelanjutan untuk membantu masyarakat dengan keterbatasan sosial-ekonomi, Beauty For a Better Life (BFBL), program CSR yang diluncurkan L’Oréal Indonesia sejak 2014 memberikan kesempatan kepada para alumninya untuk menunjukkan hasil kreasi tata rambutnya. Selama 5 hari, 15 finalis yang merupakan lulusan terbaik program BFBL dari seluruh Indonesia telah menjalani proses pembekalan dan penjurian ketat sebelum penampilan perdana mereka di panggung Beauty For a Better Life Hair Show.

Michael Justisoesetya, General Manager – Professional Product Division PT L’Oreal Indonesia menyampaikan jika Beauty For a Better Life Hair Show 2017 ini menampilkan kreasi dan kisah inspiratif para alumni BFBL untuk membuktikan kepada khalayak luas akan transformasi berarti dalam hal ketrampilan dan taraf hidup yang telah mereka lalui. L’Oréal percaya bahwa dunia tata rambut dapat digeluti siapapun dari kalangan manapun asalkan memiliki minat dan kemauan besar untuk belajar. Pangsa pasar industri ini pun di Indonesia sangatlah besar dan menjanjikan.”

Hal ini dibuktikan dengan hasil Survei Kantar 2016 bahwa sekitar 69% perempuan Indonesia rutin mengunjungi salon dengan rata-rata 3-5 kali setahun. Secara total diestimasikan terdapat sekitar 101.000 salon di Indonesia dengan nilai pasar sebesar 11,6 Trilyun di tahun 2016.

Program BFBL L’Oréal Indonesia ini kini telah dijalankan di 5 pusat pelatihan yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Karawang, Cianjur dan Mataram, dan telah melatih sebanyak 611 orang peserta melalui berbagai kelas dengan kurikulum standar internasional yang berlangsung selama 3 bulan dan program magang selama 1,5 bulan. Hingga saat ini, sebanyak 299 peserta dari 443 lulusan BFBL telah bekerja di salon, membuka jasa salon keliling dan bahkan membuka salon sendiri.

Sejak tahun 2017 L’Oréal Indonesia juga telah bekerja sama dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kementerian Perindustrian untuk menjalankan program BFBL di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya di SMKN 27 Jakarta, SMKN 03 Bogor dan SMKN 09 Bandung, untuk meyiapkan angkatan kerja jurusan tata rambut yang siap diserap oleh industri.

Melanie Masriel, Communications, Public Affairs and Sustainability Director PT L’Oréal Indonesia menjelaskan dalam menjalankan program CSR ini, kami melakukan monitoring intensif untuk memastikan tercapainya misi kami dalam hal pembukaan lapangan pekerjaan dan peningkatan taraf hidup ke arah yang lebih baik bagi para lulusannya.

Untuk itu pada Maret 2017, L’Oréal menunjuk konsultan internasional Monitor Deloitte untuk melakukan audit menyeluruh tentang
kinerja program BFBL. Hasilnya menunjukkan bahwa 96% alumni menyatakan BFBL telah berhasil meningkatkan ketrampilan mereka dan memberikan perubahan positif bagi kesejahteraan keluarga, antara lain seperti lebih mampu menjadi independen secara finansial, mampu memberikan nutrisi keluarga yang lebih baik, serta menjadi lebih percaya diri, dan bahagia. (Foto: Doc. Pribadi_

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: