Kolaborasi 3 Makeup Artist Indonesia dalam Buku “Face on Point”

Tiga generasi makeup Artist Indonesia: Irwan Riady, Adi Adrian dan Marlene Hariman punya ciri khas masing-masing dalam merias.
, Majalah Kartini | 11/10/2017 - 15:05

MajalahKartini.co.id – Tiga generasi makeup artist Irwan Riady, Adi Adrian dan Marlene Hariman, memberikan angin segar bagi para pencinta seni tata rias, dengan mengeluarkan buku “Face on Point” sebagai buku panduan makeup bagi para makeup artist maupun makeup enthusiasts di Indonesia juga di luar negeri. Tiga makeup artist senior dan memiliki cerita tersendiri dalam kariernya sebagai makeup artist di Indonesia, “membedah” seluruh pengalaman mereka untuk pertama kalinya, seperti Irwan Riady. Perfectionist, meticulous dan elegan adalah bagaimana seorang Irwan Riady menangani klien dan pekerjaaan sebagai makeup artist (MUA).

Karakteristik yang menjadikannya sebagai pribadi yang unik dan membedakannya di antara sesama MUA lainnya. Walaupun ia memulai karirnya di bidang Public Relations, ia sempat mempelajari stage makeup saat melanjutkan kuliah di Perancis. Bekal dari pendidikan melalui kursus di sana, ia bawa ke Jakarta dan mulai mempraktikan bakat terpendamnya saat ia ditawari untuk menata rias temannya, saat itu masih sangat awam dan bakatnya tersebut belum mendapat restu dari kedua orang tuanya.

Ia terus membuktikan bakatnya dengan menangani beberapa proyek yang membawanya menata rias berbagai penyanyi pada era 90-an dan terkenal menangani riasan untuk berbagai video musik mulai dari grup Warna hingga artsy makeup pada video music Ahmad Dhani ft Andra Ramadhan dalam Album Kuldesak yang memenangkan penghargaan Best Makeup & Special Effect, pada ajang MTV Video Music Awards 2000. Pada tahun 2016, ia mendapatkan penghargaan Wedding MUA of The Year 2016 dari Beauty Voyage.

“Saya tidak pernah menyangka perjalanan dan pengalaman di dunia makeup akhirnya bisa saya tuangkan dalam buku dengan berkolaborasi bersama Adi Adrian dan Marlene Hariman, dengan terbitnya buku ini mengingatkan salah satu pesan almarhum ayah saya yang mengatakan ‘Be the last person to laugh’ pesan tersebut yang membuat saya selalu mantap untuk menjalani segala pekerjaannya dengan menciptakan jalur sendiri, tidak ‘ngoyo’ dan saya tidak suka deadline,” ujar Irwan Riady.

MUA, Adi Adrian memulai karier di dunia makeup sebagai wedding makeup artist di Bali. Saat ini Adi telah menjadi andalan bagi kalangan public figures Indonesia. Latar belakang pendidikan psikologi justru membuatnya semakin kuat dalam membaca sisi autentik dari setiap perempuan yang ia rias. Kemampuan Adi untuk cepat dalam mempelajari dan mengamati sesuatu di sekitar dirinya, menjadi faktor pendorong dalam menekuni bidang makeup secara otodidak.

Berbekal dengan pengalaman yang ia dapatkan dari menangani riasan para perempuan Jepang yang menikah di Bali, telah membuatnya lebih ahli dan semakin tertarik dengan riasan makeup natural. Disamping itu juga ia tertarik dalam dunia fashion yang semakin menginspirasi dan membawa Adi menjadi official makeup artist bagi para international brand untuk Indonesia, seperti Shu Uemura, Revlon, Yves Saint Laurent, dan L’Oreal Paris.

Ia pun gemar membuat get the look dan berkontribusi pada beberapa majalah fashion untuk bagian beauty spread. Beberapa penghargaan pun ia dapatkan, seperti Makeup Artist of The Yearpada tahun 2017 dari Beauty Fest Asia 2017. Kesuksesan karier Adi Adrian tidak lepas dari beberapa orang yang telah membawanya untuk mencapai tahap professional. Salah satunya ketika ia meriah wajah Agnes Monica sejak Agnes remaja.

Dalam kariernya sebagai makeup artist, Adi Adrian masih mencari berbagai tantangan dalam hal kreativitas. “Saya sangat suka sekali berbagi pengalaman dan ilmu yang telah saya dapatkan selama karier saya di dunia makeup artist, dengan terbitnya buku ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pelajaran yang baru untuk generasi muda yang tertarik di dunia makeup artist,” Ungkap Adi Adrian.

Generasi ke tiga, Marlene Hariman pertama kalinya didorong Sang nenek untuk terjun ke dunia kecantikan, makeup artist yang tengah popular di kalangan public figure saat ini. Akhirnya, ia benar-benar jatuh cinta pada dunia makeup. Sempat mempelajari bidang public relations di London School. Marlene beralih menekuni sekolah di Puspita Martha International Beauty School untuk mencapai karier yang ia miliki saat ini.

Dengan beberapa kesempatan dalam merias para kontestan di Bintang Kontes Dangdut Indonesia (KDI), ia belajar bagaimana membuat para peserta tersebut menjadi layaknya selebriti. Ciri khas riasan Marlene saat ini telah dimulai sejak ia meria Raisa pertama kalinya tahun 2010. Marlene yang memang menyukai untuk membuat setiap perempuan terlihat girly, dolled-eyes, menggunakan rona peach pada bagian pipi yang memberikan kesan romantic dan menjadi signature look-nya ini, kian menarik perhatian beserta dengan karier Raisa.

Baginya, ia merasa sangat beruntung untuk memulai kariernya sejak 10 tahun yang lalu. Pulasan Marlene telah diakui melalui berbagai penghargaan seperti dinobatkan sebagai Woman of the Year oleh Detik.com, dan meraih nominasi sebagai Makeup Artist (2016) oleh Beauty Voyage, MUA of The Year oleh Insert (2016) dan MUA of The Year oleh Beauty Fest (2017). She never takes anything for granted.

Hasil dari kerja keras mereka bertiga dengan berbagai latar belakang dan pengalam yang mereka dapatkan terbayar dengan terbitnya buku Face on Point. Melalui buku ini, Irwan Riady, Adi Adrian dan Marlene Hariman akan memandu para pencinta dunia tata rias bagaimana membuat hasil karya makeup yang sangat smooth, dan terlihat natural di saat yang bersamaan. Mulai dari gaya makeup pernikahan tradisional, internasional, kebaya modern, glam look, hingga daily makeup, buku ini akan menjadi buku tutorial
makeup pertama di Indonesia yang menunjukan ‘tangan dingin’ dan kreativitas tiga makeup artist di Indonesia tersebut, serta semakin menginspirasi semua orang dalam merias wajah.

Kehadiran buku Face on Point ini sangat ditunggu-tunggu oleh pembaca di Indonesia dengan tulisan yang ringan namun dapat dimengerti oleh semua kalangan, yang disertai juga dengan design yang eye-catching dan modern. Buku ini juga berkolaborasi antara photographer fashion, beauty, hairstylist dan sangat ternama di Indonesia. “Mudah-mudahan melalui Buku Face on Point ini dapat menginspirasi anak-anak muda agar lebih percaya diri dengan mimpi dan lebih kreatif lagi dalam mengembangkan bakatnya.Mudah-mudahan buku ini dapat memberikan dampak positif bagi para pencinta makeup di Indonesia dan sukses serta diterima oleh masyarakat Indonesia,” tutup Marlene Hariman.(Foto : Andim)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: