Beautypreneurship, Mengenal Wirausaha di Bidang Kecantikan

Bagi Anda yang menyukai hal seputar kecantikan, mungkin bisa menjadi salah satu wirausaha kecantikan.
, Majalah Kartini | 09/11/2017 - 13:09

MajalahKartini.co.id – Menurut BPS, sejak Februari 2017 lalu, tercatat data pengangguran di Indonesia sekitar 5,33 persen atau sebanding 7,01 juta orang. Bukan karena tidak adanya kemampuan (skill) maupun prestasi, melainkan kurang tahunya potensi dan keinginan dalam diri. Bagi Anda yang menyukai hal yang berbau makeup, hairstyling dan seputar hal kecantikan, Anda bisa bekerja sebagai wirausaha kecantikan atau beautypreneurship.

Beautypreneurship adalah wirausaha yang melakukan bisnis dari kecantikan seperti tata rias (makeup), tata rambut (hairstyling), photography, fashion, spa therapist, beauty aesthetic, bridal, wedding organizer dan lain-lain. Pekerjaan ini terbuka luas lapangannya untuk Anda yang menyukai bisnis tersebut. Menurut Wulan Tilaar, Vice Chairwoman of Martha Tilaar Group, mengatakan bahwa bisnis kecantikan ini sangat menjanjikan. “Bisnis ini peluangnya besar, jadi sangat menjanjikan. Banyak murid-murid lulusan SMA yang bergerak di bidang beauty. Bahkan yang sarjana pun juga menjadi murid-murid sekolah kami di Puspita Martha International Beauty School,” ujarnya pada seminar beautypreneurship di Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang (8/11).

Mungkin ada beberapa kendala dan hambatan saat membuka usaha sendiri antara rasa takut akan kegagalan, kesulitan, kerugian finansial dan mengganggu rutinitas Anda bagi yang masih duduk di bangku SMA maupun perkuliahan. Namun hal tersebut juga dapat diatasi. “Cara mengatasi ya, harus berani hadapi masalah, punya jiwa dalam mengembangkan usaha, berani mengambil tindakan, menambah pengetahuan dan pengalaman lewat kursus dan jangan lupa memberikan waktu refleksi diri dan relaksasi,” jelas Wulan.

Ia juga berpendapat bahwa untuk membuka usaha sendiri di bidang kecantikan ini, diperlukannya keunikan tersendiri. Baik dari cara atau metode saat merias rambut, wajah dan lain-lain. Ia menambahkan beautypreneurship tidak perlu berusaha dari nol, Anda juga bisa mengambil sistem franchise dari merek ternama kecantikan. “Bisa ambil franchise yang sudah ada namanya di dunia atau di Indonesia. Jadi tidak perlu mulai dari nol lagi,” tuturnya. (Cindy/Foto: Cindy)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: