Waspada Cuaca Hangat, Penyebab Nyamuk Semakin Kuat

Perubahan iklim semakin panas membuat nyamuk semakin kuat.
, Majalah Kartini | 10/10/2017 - 12:02

 

MajalahKartini.co.id – Perubahan iklim yang membuat cuaca semakin panas ini ternyata membuat nyamuk semakin kuat. Nyamuk adalah salah satu pembawa virus yang paling mudah beradaptasi dengan cuaca. Cuaca panas diketahui membuat nyamuk lebih suka kawin dan bertelur. Kondisi ini menimbulkan populasi nyamuk terus meningkat.

“Suhu yang tinggi juga mempercepat siklus hidup nyamuk dan nyamuk lahir dengan ukuran lebih kecil sehingga butuh darah lebih banyak untuk menormalkan ukurannya. Nyamuk pun lebih aktif menggigit,” Kata dr. Leonard Nainggolan, Sp. PD-KPTI. Cuaca yang semakin hangat ini memperpendek masa inkubasi virus ekstrinsik. Menurut Leonard, berarti virus dengue yang dibawa nyamuk lebih cepat beranak pinak. “Siklus yang lebih cepat ini mengakibatkan tingkat penularan yang tinggi,” jelas dokter yang menjadi anggota Peneliti Penyakit Tropik dan Infeksi Indonesia ini.

Nyamuk juga dikenal pintar beradaptasi dengan lingkungan, misalnya telur nyamuk dapat bertahan hidup tanpa air selama 6 bulan. Bahkan nyamuk mampu bertelur dalam genangan air jernih sebanyak 1 cc. “Nyamuk yang tadinya mempan dengan obat pembasmi nyamuk tertentu, belakangan ini makin kebal dan tidak mati,” ujarnya.

Beberapa penyakit demam berdarah seperti dengue, malaria, chikukunya dan zika dari nyamuk ini dapat dicegah dengan beberapa hal, seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus (menguras, menutup, mengubur dan mendaur ulang benda). Beberapa zat kimia seperti DDT dan organofosfat ini ampuh membasmi nyamuk, tetapi nyamuk mudah beradaptasi sehingga zat tersebut sudah tidak mempan. Sehingga pengendalian dengan bahan kimia harus dikurangi.

Leo menjelaskan obat anti nyamuk kimiawi generasi sekarang konsepnya sudah bukan lagi membunuh nyamuk tapi membuat mereka pingsan sampai 24 jam. “Diharapkan selama pingsan itu, tidak mendapatkan asupan makanan sehingga akan mati. Ini lebih ramah lingkungan dan manusia,” katanya. Pencegahan lainnya adalah dengan perlindungan perorangan seperti menggunakan pakaian tertutup, menggunakan insektisida rumah tangga atau menanam tanaman penolak nyamuk. (Cindy/Foto: Shutterstock)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: