Terdapat 5 Juta Pengidap Alzheimer di Indonesia

Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orangtua, benarkah?
, Majalah Kartini | 21/09/2016 - 07:00

MajalahKartini.co.id – Hari ini merupakan peringatan World Alzheimer Day. Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrome dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Dilansir dari laman wikipedia, risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia.

Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orangtua, namun sejarah membuktikan bahwa penyakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah seorang perempuan yang berusia awal 50-an.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orangtua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali pada tahun 2050.

Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah. Sedangkan di Indonesia diperkirakan terdapat sedikitnya 5 juta penderita Alzheimer pada tahun 2015.

Pada tahap awal perkembangan Alzheimer, penurunan faktor-faktor risiko vaskular dapat menyulitkan diagnosis sindrom ini, namun mengurangi kecepatan perkembangan demensia. Sebagai informasi. demensia adalah kumpulan penyakit dengan gejala-gejala yang mana mengakibatkan perubahan pada pasien dalam cara berpikir dan berinteraksi dengan orang lain. Seringkali, memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik terpengaruh. (Foto: bcbits.com)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: