Selama Puasa, Tidur Cukup Sangat Penting

Beragam masalah yang menyebabkan kantuk di saat Anda berpuasa memiliki efek samping .
, Majalah Kartini | 07/06/2017 - 11:06

Selama Puasa, Tidur Cukup Sangat Penting

Majalahkartini.co.id – Mengantuk mungkin sering Anda rasakan saat berpuasa. Kurangnya oksigen yang masuk ke dalam otak jadi salah satu penyebabnya. Kalau sudah begitu, berbaring di kasur jadi pilihan yang baik. Tapi, saat Ramadan ini, beberapa di antara Anda mungkin malah jadi kurang tidur. Masalahnya beragam, karena jam pulang kantor jadi lebih malam sebab harus buka di luar atau tidak tidur lagi setelah makan sahur.

Yang perlu Anda ketahui, efek samping dari waktu tidur yang singkat itu bukan hanya menyebabkan badan lemas dan beraktifitas pun jadi tak bersemangat, tapi juga kematian.

Dilansir dari Medscape Medical News, tidur dalam durasi singkat berkaitan langsung dengan penyakit kardiovaskular (CVD) dan serebrovaskular (CBV). Penelitian pun pernah dilakukan. Orang dewasa yang tidur kurang dari 6 jam meningkatkan risiko terpaparnya penyakit CVD, CBV, ataupun stroke. Beberapa kasus juga ditemukan serangan jantung.

Tak hanya itu, dampak terburuknya adalah kematian. Di sisi lain, mortalitas terkait dengan CVD dan stroke meningkat pada mereka yang tidur kurang dari 6 jam. Secara khusus, risiko kematian masing-masing adalah 1,8 kali lipat dan 2,4 kali lipat. Sebaliknya, pada individu yang tidur lebih dari 6 jam, risiko kematian terkait dengan CVD atau stroke tidak meningkat secara signifikan.

Jadi, saat berpuasa seperti sekarang ini, jangan menunda waktu jika dirasa menungkinkan untuk tidur. Kurangi beberapa aktivitas yang tak begitu penting dan pilihlah istirahat agar kesehatan tetap terjaga. (Foto: ilustrasi)

Tags: ,

BAGIKAN HALAMAN INI: