Pentingnya Investasi Kesehatan Bank Darah Tali Pusat

Pentingnya edukasi terapi dan perkembangan teknologi sel punca di Indonesia.
, Majalah Kartini | 22/05/2017 - 08:01

Pentingnya-Investasi-Kesehatan-Bank-Darah-Tali-Pusat

MajalahKartini.co.id – Bank darah tali pusat, Cordlife mengadakan edukasi kepada pasangan muda mengenai terapi dan perkembangan teknologi sel punca terkini di Indonesia dan juga dunia melalui acara bertajuk Meet The Experts – Stem Cell Therapy and Technology Development in Indonesia di Jakarta, Sabtu (20/5).

Acara yang dibuka oleh Diza Subranti, National Operational Manager PT Cordlife Persada menghadirkan para pakar dan praktisi sel punca dengan berbagai latar belakang. Pembicara mempresentasikan berbagai topik mengenai sel punca dimulai dari menghasilkan sel punca yang berkualitas, ekspansi sel punca di Indonesia, pengalaman klinis transplantasi sel punca pada anak dan juga pada kasus ortopaedi.

Diza mengatakan, hadirnya pembicara dari berbagai latar belakang ini bertujuan agar peserta dapat memperoleh wawasan mulai dari penyimpanan sel punca melalui bank darah tali pusat, pengolahan dan pengaplikasian se lpunca secara medis melalui dokter ahli. Berkembangnya terapi dan teknologi sel punca di Indonesia memberikan peluang yang lebih besar terhadap pengobatan berbagai macam penyakit seperti Leukemia, Serebal Palsi, Orthopaedi dan masih banyak lagi.

“Dengan potensi sel punca yang masih terus berkembang di Indonesia, kami mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya menyimpan darah dan membran tali pusat sejak dini, yang dapat menjadi investasi pengobatan bagi keluarga,” kata Diza.

Lebih lanjut Diza menjelaskan, sebagai perusahaan penyedia jasa kesehatan bagi ibu dan anak. Tidak hanya menyediakan jasa penyimpanan darah tali pusat dan membran tali pusat, Cordlife juga menyediakan iGene® pemeriksaan Non Invasive Prenatal Testing (NIPT) yaitu tes awal kehamilan untuk mengetahui kelainan kromosom bawaan pada bayi dan Meta Screen™ sebagai skrining kelainan metabolisme pada bayi baru lahir dimana skrining ini tidak menggunakan pengambilan darah melainkan menggunakan urine bayi sehingga tidak menyakiti bayi.

Saat ini Cordlife menyimpan hampir 6.000 sampel darah tali pusat dan membran tali pusat khusus di Indonesia. Sampel ini di simpan di laboratorium yang dipusatkan di jalan dr. Saharjo, Jakarta Selatan. Diza mengatakan, untuk melakukan transplantasi sel punca pasien harus dikonsultasikan dengan dokter dan dokternya memang menyarankan untuk transplantasi.

Setelah mendapat rekomendasi client juga harus melengkapi dokumen-dokumen juga dokter. “Tali pusat bisa digunakan siapa saja karena tidak diperlukan kecocokan. Berbeda dengan darah, bisa untuk orang lain tapi harus dilakukan test dulu,” kata Diza.

Satu tahun terakhir, peminat investasi kesehatan ini melonjak yakni naik sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya. Diza menjelaskan bahwa dara tali pusat dan membran tali pusat ini disimpan dalam tangki Criogenik dengan suhu dibawah minus 150 derajat menggunalkan hitrogen cair. “Menurut penelitian bahwa sampel yang disimpan dengan metode demikian akan awet sangat lama,” ungkap Diza.

Untuk menyimpan darah maupun membran tali pusat, client akan terikat kontrak selama selama 21 tahun, dan selanjutnya bisa diperpanjang dengan biaya awalnya Rp 13.500.000, sedangkan biaya tahunan sebesar Rp 1.650.000 per tahun. Untuk memperkenalkan bank darah tali pusat ini, pihaknya kerap melakukan event seperti seminar edukasi, Baby Tools dan Open Table di rumah sakit.(Foto : Andim)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: