Pahami Faktor Risiko yang Bisa Mengakibatkan Serangan Jantung

Berikut faktor-faktor risiko yang dapat mempermudah seseorang mengidap penyakit jantung baik sendiri maupun bersama-sama.
, Majalah Kartini | 07/12/2017 - 10:04

MajalahKartini.co.id – Pencegahan umum penyakit jantung yang terbaik, menurut dr Yudistira adalah dengan melakukan hidup sehat. Konsumsi makanan yang secukupnya, seimbang dan tak berlebih. Melakukan aktivitas fisik dan olah raga yang teratur. Sedangkan jika sudah menderita sakit jantung maka diperlukan tatalaksana yang komprehensif, menyeluruh dan holistik baik diet, program aktifitas, meminum obat yang teratur, dan jika diperlukan tindakan seperti pemasangan ring maupun operasi.

Selain itu agar tidak terjadi serangan jantung pada penderita diabetes adalah melakukan tatalaksana diabetes melalui diet, aktifitas fisik dan berolah raga. Jika gula darah masih belum terkontrol maka diperlukan obat untuk menurunkan kadar gula darah yang tepat dan jika diperlukan penggunaan insulin. Target gula darah yang perlu dicapai adalah HBA1C < 7.0 (hemoglobin yang tereduksi < 7.0).

Baca juga: 3 Tindakan Pencegahan Serangan Jantung pada Pengidap Diabetes

Diperlukan juga melakukan tatalaksana faktor-faktor risiko kardiovaskuler yang lain di luar diabetes mellitus seperti berhenti merokok, tatalaksana peningkatan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat, penatalaksanaan hipertensi, mengatasi kegemukan, menjauhi stress dan alkohol. Melakukan pemeriksaan yang rutin baik pemeriksaan ke dokter dan pemeriksaan penunjang yang tepat yang dianjurkan ke dokter dan jika sudah terjadi akan mengikuti saran dan tatalaksana yang diberikan oleh dokter demi terjadinya peningkatan kesehatan pasien.

Perlu diperhatikan juga beberapa faktor risiko yang dapat mengakibatkan serangan jantung, antara lain:

a. Umur. Semakin bertambah usia, maka risiko untuk mengidap penyakit jantung makin bertambah
b. Laki-laki. Kejadian penyakit jantung lebih banyak terjadi pada laki-laki daripada perempuan
c. Riwayat keluarga dengan penyakit jantung. Adanya riwayat keluarga dengan penyakit jantung memberikan kecenderungan terjadinya penyakit jantung pada keturunannya
d. Ras. Ras kulit hitam, hispanik, india dan asia lebih berisiko penyakit jantung daripada ras kulit putih
e. Merokok. Merokok meningkatkan dua sampai empat kali risiko terjadinya penyakit jantung
f. Kolesterol tinggi. Risiko terjadinya penyakit jantung dapat terjadi dengan peningkatan kolesterol jahat (kolesterol LDL) dan menurunnya kolesterol baik (kolesterol HDL)
g. Tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan penyakit jantung, stroke dan gangguan ginjal
h. Gaya hidup yang kurang aktif/sedentari
i. Mengidap penyakit Diabetes mellitus/kencing manis
j. Mengalami Obesitas/kegemukan
k. Stres yang berlebih. Studi mendapatkan orang yang mempunyai beban stress lebih dapat terkena serangan jantung
l. Minum alkohol. Meminum alkohol yang berlebih dapat membuat penyakit hati, stroke dan penyakit jantung.  Semakin banyak faktor risiko di atas yang dimiliki oleh seseorang, semakin tinggi risikonya. (Foto: Simpson33)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: