Melawan Sel Kanker dengan Hidup Damai Bersama Kanker

Kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian terkait penyakit kronis di dunia.
, Majalah Kartini | 04/09/2016 - 17:00

MajalahKartini.co.id – Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesda) 2013 menyatakan prevalensi tertinggi kanker di Indonesia adalah serviks dan payudara. Kanker adalah penyakit degeneratif (tidak menular) yang mempunyai dampak luas terhadap penderita maupun orang-orang disekitarnya, termasuk beban ekonomi dan sosial.

Chief President FUDA Cancer Hospital Prof. Xu Kecheng, dalam acara yang diselenggarakan Forum Ngobras, bekerjasama dengan FUDA Cancer Hospital, di Jakarta, Minggu (4/9) mengatakan banyak sekali jenis kanker yang sudah ditemukan dan sebagian berhasil disembuhkan dengan teknologi kedokteran yang maju di bidang kanker.

“Tetapi kanker pankreas adalah rajanya kanker karena sangat sulit disembuhkan. Kanker hati menempati urusan selanjutnya sebagai kanker yang sulit diterapi,” kata Prof Xu pada acara peluncuran buku Catatan Hati Pejuang Kanker oleh Priska Siagian.

Kebetulan Prof. Xu adalah survivor penderita kanker hati. Rata-rata harapan hidup pasien kanker hati paling lama lima tahun. Ia kemudian berpikir, sebagai seorang kepala rumah sakit kanker harus banyak melakukan penelitian bagaimana pasien kanker dapat terus bertahan hidup.

“Sel-sel kanker bukanlah benda asing, tetapi sel milik tubuh sendiri, hanya saja ia tumbuh tidak normal berubah menjadi jahat dan merusak bagian tubuh lainnya,” lanjutnya.

Mengharapkan sel-sel kanker hilang dengan memberantas total dari tubuh sepenuhnya, adalah sesuatu yang tidak mungkin. Saat tubuh terkena kanker, maka yang terjadi adalah perang antara tubuh dengan sel-sel kanker dan tidak mungkin akan habis sampai tidak tersisa.

“Dengan terapi operasi saja, kemudian mengharapkan bebas dari kanker adalah pemikiran yang salah. Pasien harus diajarkan menerima dan hidup damai dengan kanker. Syaratnya, harus memperbesar dan memperkuat pasukan sel-sl imun tubuh untuk melawan sel-sel kanker yang jahat. Terapi dengan mengandalkan sistem imun tubuh dikenal dengan imunoterapi,” jelas Prof Xu. (Foto: Andim)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: