Masyarakat Diminta Paham Gizi Seimbang

Gizi seimbang masih menjadi “Pekerjaan Rumah’ dari Kementerian Kesehatan.
, Majalah Kartini | 09/01/2018 - 11:02

MajalahKartini.co.id – Saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep gizi berimbang. .Sekretaris Ditjen Kesmas, Kuwat Sri Hudoyo mengharapkan agar mastarakat lebih memahami gizi berimbang. “Jika kelebihan gizi akan menjadi masalah, kekurangan gizi pun menjadi masalah,” ujarnya seperti yang dilansir dari laman situs Kementerian Kesehatan

Makan itu, lanjut Kuwat sebaiknya bukan sekadar kenyang, tetapi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga kesehatan tubuh. Karena itu, masyarakat perlu mengetahui apa itu “Piring Makanku” yang dapat menjadi acuan sajian sekali makan.

Piring sajian sebaiknya diisi dengan asupan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral seimbang sehingga dibutuhkan makanan yang beragam. Dalam satu porsi sajian, sayur-sayuran dan buah-buahan disarankan menjadi porsi terbesar (separuh bagian piring).

Sementara itu, separuh bagian piring lainnya dapat diisi dengan karbohidrat dan protein dengan proporsi protein yang diutamakan lebih banyak. “Kita sebetulnya lebih ke penanganan dampak, gizi seimbang perlu diperhatikan apalagi bagi remaja putri. Jangan sampai menderita anemia,” kata Kuwat.

Kuwat mengatakan remaja putri yang terkena anemia akan terganggu kesuburannya. Sehingga ketika hamil, asupan gizi untuk bayi yang dikandungnya menjadi kurang dan akhirnya melahirkan bayi stunting. Untuk mencegahnya, Kemenkes membagikan tablet tambah darah bagi remaja putri di SMA/sederajat. Selain itu, pihak swasta juga diharapkan dapat memberikan tablet tambah darah untuk pekerja perempuan. (Foto: Tanjungpura Times)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: