Lemak Trans Susu Turunkan Risiko Penyakit Tidak Menular

Selain baik untuk kepadatan tulang susu juga punya banyak manfaat lainnya.
, Majalah Kartini | 06/12/2017 - 11:10


MajalahKartini.co.id – Susu adalah sumber kalsium yang berperan baik untuk kepadatan tulang bagi orang dewasa. Namun, tak banyak orangtua menyadari bahwa selain kalsium, susu mengandung komposisi asam lemak yang unik dan kompleks dibandingkan dengan pangan lainnya yang penting dalam membantu menyehatkan tubuh, termasuk mencegah tubuh dari risiko terpapar Penyakit Tidak Menular (PTM).

DR. Marudut, MPS, ahli gizi, dosen di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta ll mengatakan bahwa komposisi asam lemak susu yang unik dan kompleks tersebut terutama karena tiga hal. Pertama tersusun atas lebih dari 50 jenis asam lemak-asam lemak; kedua, selain memiliki kandungan karbon rantai genap seperti yang dimiliki pangan pada umumnya, juga memiliki kandungan karbon rantai ganjil yakni asam pentadecanoat (15:0) dan asam heptadecanoat atau asam margarat (17:0) yang merupakan indikator konsumsi susu.

Ketiga, memiliki asam lemak trans yang dihasilkan melalui biohidrogenasi dengan bantuan enzim bakteri yang terdapat di saluran pencernaan. Sedangkan asam emak trans pada pangan olahan lainnya dihasilkan melalui proses hidrogenasi atau penambahan atom hidrogen. “Keunikan dan kekompleksan asam lemak iniIah yang justru memberikan banyak keuntungan bagi tubuh manusia yang mengonsumsi susu,” ujar Marudut pada media workshop “Fakta Ilmiah Kebaikan Susu” di Jakarta, Selasa (5/12).

Anggota Bidang PeneIitian dan Pengembangan Gizi, Persatuan AhIi Gizi indonesia (PERSAGI) ini juga memaparkan, segelas susu rata-rata mengandung 3-4 persen lemak susu dan dari jumlah lemak tersebut 90 persen terdiri dari asam lemak jenuh, 3,7 persen asam lemak trans, dan 5,3 persen asam lemak takjenuh. DR. Marudut lebih jauh menjelaskan bahwa asam lemak trans yang ada di dalam susu mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap kesehatan manusia dibandingkan asam lemak trans yang ada di produk pangan Iain.

Penelitian pada orang dewasa multi etnik kohort di USA menemukan bahwa semakin tinggi sirkulasi asam trans palmitoleat merupakan biomarker risiko diabetes yang lebih rendah. “Dan pada konsentrasi yang Iebih tinggi penurunan risiko diabetes melitus dua kali Iipat dibandingkan dengan konsentrasi yang lebih rendah,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa konsentrasi asam lemak trans-palmitoleat (C-16:1 n7) berhubungan dengan penurunan 19 persen trigliserida, menurunkan insulin puasa 9,1 persen, menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 2,4 mm Hg dan menurunkan insiden diabetes.

“Hasil penelitian ini konsisten dengan metaanalisis dan sistematik review yang dipublikasi tahun 2015 dari 50 penelitian bahwa asam lemak trans khususnya asam trans palmitoleat dapat menurunkan insiden diabetes melitus. Selain itu hasil meta analisis dan sistematik review tersebut ditemukan dari 73 penelitian bahwa kematian karena penyakit jantung koroner tidak berkaitan dengan asam Iemak jenuh dan asam Iemak trans dari susu tetapi berkaitan dengan asam lemak trans dari produk industri hasil hidrogenasi.

“Dan yang Iebih mengejutkan adalah hasiI metaanalisis dari 22 penelitian yang dipublikasi tahun 2016 menunjukkan bahwa asupan susu yang tepat dapat membantu menstabilkan berat badan pada orang dewasa,” pungkasnya. (Foto : Andim)

Tags: , , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: