Kolagen Tuna Lebih Unggul dari Kolagen Binatang

Kolagen yang terbuat dari ikan tuna memiliki karakter yang sangat dekat dengan tubuh manusia sehingga lebih mudah melebur.
, Majalah Kartini | 13/08/2017 - 16:25

ikan tuna

MajalahKartini.co.id – Tuna dikenal dengan ikan yang mengandung kolagen tinggi. Selain dikonsumsi langsung, ikan tuna juga dimanfaatkan di industri farmasi sebagai obat mengingat lemak baik pada ikan tuna sangat bagus untuk kesehatan jantung. Namun, Prof. Masayoshi Shimoshiba telah berhasil menemukan manfaat kolagen pada tubuh manusia. Ia menemukan formula agar kolagen bisa menjadi kosmetik yang aman untuk dipakai.

Alasan ia sangat mengagumi ikan tuna pun tidak sia-sia. Bagaimana tidak, ternyata kolagen ikan tuna jauh lebih efektif di tubuh manusia dibandingkan kolagen binatang. Masayoshi menjelaskan karakteristik kolagen yang dibuat dari binatang, terutama mamalia memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari manusia.

Pada umunya seekor mamalia memiliki suhu tubuh 40 derajat celcius sedangkan manusia memiliki suhu tubuh 30 derajat celcius. Sehingga saat dipakai manusia tidak akan cocok, atau tidak akan melebur pada tubuh manusia karena suhu tubuhnya yang lebih tinggi.

Selain itu juga yang menjadi kekhawatiran kolagen dari binatang mamalia ialah timbulnya berbagai macam penyakit seperti misalnya sapi bisa menyebabkan toot and mouth disease atau lebih dikenal dengan flu singapura lalu penyakit sapi gila. Lalu kekhawatiran penyakit yang ditimbulkan dari ayam dan babi ialah flu burung dan flu babi.

Sedangkan karakteristik kolagen yang berasal dari ikan ialah memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dari manusia dan apabila dipakai akan mudah meresap dan melebur pada tubuh manusia. “Lalu tidak ada kekhawatiran penyakit yang ditimbulkan seperti binatang mamalia,” kata Masayoshi.

Dari semua jenis ikan yang ada setelah penelitian yang panjang Masayoshi menyimpulkan bahwa kolagen yang terbuat khususnya dari ikan tuna memiliki karakter yang sangat dekat dengan tubuh manusia. “Oleh karena itu apabila dikonsumsi oleh manusia akan menimbulkan efek yang baik pada tubuh manusia,” ujarnya.

Lalu untuk suplemen khususnya kapsul yang biasanya memakai gelatin babi, ia tidak memakainya, tetapi memakai kapsul yang berbahan tumbuh-tumbuhan yang membuat suplemen kolagen ini semakin mudah dikonsumsi.

Selama penelitiannya, Masayoshi berhasil memutus penyebab alergi pada kolagen tuna sehingga kolagen ikan tuna yang ia ciptakan dan diberi nama “enrei” bisa dikonsumsi bahkan orang yang alergi ikan sekalipun. Lebih lanjut ia menjelaskan mekanisme karakteristik kolagen tuna ciptaannya. Kita dapat merasakan mekanisme efek (penetrasi) kolagen seperti menutupi kulit dan melembabkan kulit secara langsung.

Seperti ikan tuna yang dapat berputar dan bergerak dengan cepat di lautan itu semua dikarenakan tuna memiliki komposisi kolagen dengan ikatan asam amino yang sangat padat dan juga memiliki fungsi untuk dapat melindungi dalam keadaan apapun karena tersisanya tiga spiral (kolagen makromolekul) pada kulitnya. “Inilah gel dan cream (enrei) yang dapat mengantarkan kolagen langsung pada hormon terdalam kulit,” jelas Masayoshi.

Karena telah berhasil menemukan formula tuna kolagen terbaik dan ingin cepat memperkenalkan pada semua orang akan baiknya kolagen tuna sebagai produk keehatan, kosmetik kecantikan dan lain-lainnya juga memproduksi enrei tentunya, Prof Shimoshiba pindah dari Tokyo ke Shizuoka, daerah penghasil tuna terbaik di Jepang. Inilah formula yang memaksimalkan manfaat dan kolagen yang terbuat dari tuna.(Foto : Ilustrasi)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: