Kesadaran Menggunakan Masker di Indonesia Masih Kurang

Tindakan sederhana seperti menggunakan masker akan sangat berguna menyaring udara kotor terhirup dengan bebas.
, Majalah Kartini | 18/08/2017 - 10:01

dr. Irwan Heryanto, MARS, Chief Medical Halodoc memasangkan masker kepad...

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MajalahKartini.co.id – Asap kendaraan bermotor ditengarai sebagai penyumbang polusi udara terbesar. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2015 saja terdapat 121,139 juta unit kendaraan bermotor. Sementara di kota besar seperti Jakarta, sepeda motor menguasai populasi kendaraan bermotor yang mencapai angka sekitar 14 juta.

Menurut Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), pada tahun 2016 udara Jakarta pernah mencapai kondisi sangat tidak sehat yang berarti kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada populasi yang terpapar. Berbaurnya asap kendaraan dengan asap industri dan polusi ruangan seperti asap rokok, tentunya berpengaruh buruk pada kesehatan.

“Perlu disadari oleh para pengemudi kendaraan bermotor dan juga masyarakat Indonesia secara luas bahwa polusi udara dapat menimbulkan berbagai penyakit. Batuk, asma, infeksi saluran pernafasan, jantung koroner hingga penyakit paru kronik adalah beberapa penyakit tersebut,” kata dr. Irwan Heriyanto, MARS, Chief Medical Halodoc.

Untuk mencegahnya, kata dr. Irwan satu tindakan sederhana seperti menggunakan masker akan sangat berguna menyaring udara kotor terhirup dengan bebas. Sayangnya kesadaran menggunakan masker serta pemahaman bagaimana cara memakainya masih kurang diketahui masyarakat. “Banyaknya konsultasi kesehatan yang diterima Halodoc terkait pengaruh polusi udara, meyakinkan kami bahwa memakai masker sangat krusial sebagai tindakan pencegahan,” jelas dr. Irwan.

Inilah yang menjadi alasan aplikasi konsultasi kesehatan berbasis online, Halodoc mengawali inisiasi kampanye #INDONESIASEHAT bekerjasama dengan GO-MED, layanan pesan antar obat dari aplikasi GO-JEK, membagikan 20.000 masker kepada para mitra pengemudi GO-JEK di Jakarta, Senin (14/8).

Jonathan Sudharta, Founder dan CEO Halodoc menjelaskan kampanye #INDONESIASEHAT digagas dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dari paparan polusi udara. Meski kerap terabaikan, namun polusi udara nyatanya memiliki potensi besar dalam menimbulkan dan menyebarkan berbagai macam penyakit di tengah masyarakat.

“Guna menumbuhkan rasa kepedulian dan kesadaran akan hal tersebut, kami menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial sebagai jembatan untuk mewujudkan #INDONESIASEHAT agar tercipta kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik,” kata Jonathan. “Langkah sederhana yang kami ingin sosialisasikan sebagai tahap awal adalah edukasi manfaat penggunaan masker kepada para mitra pengemudi dan pengguna GO-JEK,” lanjutnya.

Ingrid Silalahi, Head of GO-MED menyambut baik inisiasi yang digagas oleh Halodoc ini. Dengan jumlah mitra pengemudi GO-JEK yang mencapai lebih dari 300.000 mitra pengemudi di berbagai kota di Indonesia, ia percaya edukasi mengenai manfaat pengunaan masker sangat perlu dilakukan secara berkelanjutan. “Kami juga telah menyediakan masker untuk para pengguna GO-RIDE dan mitra pengemudi. Kami berharap pesan dari kampanye kesehatan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk menggunakan masker,” kata Ingtid. (Foto : Dok. Pribadi)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: