Hari Obesitas Sedunia 2016: Hentikan Kenaikan Prevalensi Obesitas

Kelebihan berat badan dan obesitas telah menjadi masalah kesehatan global.
, Majalah Kartini | 02/11/2016 - 14:00

screenshot_2016-11-02-07-11-02_crop_640x357

 

MajalahKartini.co.id – Setelah dianggap sebagai masalah negara berpenghasilan tinggi, kelebihan berat badan dan obesitas kini meningkat di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, kususnya di daerah perkotaan.

Setiap tahunnya Hari Obesitas Sedunia diperingati pada tanggal 11 Oktober. Di tahun 2016, Hari Obesitas Sedunia mengangkat tema “Calling for Urgent Government Action to End Childhood Obesity” yang bertujuan mendorong pemerintah dalam mengambil tindakan segera untuk memenuhi komitmen menghentikan kenaikan prevalensi obesitas pada tahun 2025.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, H. Mohamad Subuh, MPPM melalui surar edarannya mengungkapkan bahwa di dunia, angka kejadian obesitas meningkat lebih dari dua kali lipat sejak tahun 1980. Pada tahun 2014, terdapat sebanyak 41 juta anak mengalami berat badan berlebih dan obesitas.

“Sementara itu, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan, ada sebanyak 18,8% anak usia 5-12 tahun mengalami kelebihan berat badan, dan 10,8% menderita obesitas. Riskesdas 2013 juga menyatakan prevalensi obesitas pada anak yang disertai dengan komorbiditas erat kaitannya dengan kejadian obesitas pada orang tua,” jelasnya.

Obesitas memberikan dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak terutama dalam aspek organik dan psikososial. Obesitas pada anak berisiko tinggi menjadi obesitas pada masa dewasa dan berpotensi mengalami berbagai penyebab penyakit dan kematian.

“Penderita obesitas kemungkinan besar menderita peningkatan tekanan darah, aterosklerosism hipertrofi ventrikel kiri, sumbatan jalan napas saat tidur (obstructive sleep apnea), asma, sindrom polikistik ovarium, diabetes mellitus tipe 2, perlemakan hati, abnormalitas kadar lipid darah (dislipidemia), dan sindrom metabolik,” lanjut M Subuh.

Kementerian Kesehatan RI dengan mengadakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Obesitas Sedunia. Kegiatan yang dilakukan meliputi : 1) Melaksanakan sosialisasi dan diseminasi informasi tentang kelebihan berat badan dan obesitas melalui berbagai media cetak, elektronik, dan media lainnya serta pemasangan spanduk, umbul-umbul berisi pesan tentang obesitas,  2) Membuat Surat Edaran kepada Seluruh Dinas Kesehatan Provinsi di Indonesia terkait Hari Obesitas Sedunia untuk melakukan Promosi kesehatan, Deteksi Dini, dan kerjasama dengan LSM untuk melakukan kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Kementerian Kesehatan memberikan himbauan kepada pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk dapat berpartisipasi dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian obesitas pada anak. Mendorong kementerian dan lintas sektor terkait lainnya untuk meningkatkan kerjasama dalam mengatasi masalah kesehatan sehingga semua kebijakan yang ada berpihak pada kesehatan. (Foto : Istimewa)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: