Bahaya Tea Detoxing Bisa Ancam Liver

Tak sedikit wanita yang menggunakan cara ini untuk mendapatkan tubuh langsing.
, Majalah Kartini | 19/07/2017 - 16:00

Bahaya Tea Detoxing Bisa Ancam Liver

MajalahKartini.co.id – Berbagai cara dilakukan oleh para publik figur untuk menjaga penampilannya termasuk berat badannya. Salah satu cara yang biasa dilakukan untuk menjaga berat badan adalah diet. Hal itu dilakukan pula oleh rapper dan pencipta lagu asal Amerika, Nicki Minaj.

Diet yang dilakukan Nicki tergolong ekstrem karena dia melakukan tea detoxing. Banyak orang yang memandang diet jenis ini adalah cara modis untuk membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Terlebih publik figur seperti Nicki Minaj sering mempromosikan diet jenis ini melalui akun media sosial.

Dilansir dari Daily Mail, menurut dokter rumah sakit Dr Lauretta Ihonor, diet jenis ini sebenarnya bisa menimbulkan kerusakan tak terhitung pada tubuh. Tea detoxing atau teh detoks seringkali dipercaya bisa memurnikan dan mendetoksifikasi tubuh untuk menghancurkan kelebihan lemak di saluran cerna.

Tapi permasalahannya hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan hal ini. Teh detoks tidak berbeda dengan obat pencahar lain. Teh ini bekerja dengan menstimulasi usus besar untuk berkontraksi lebih dari biasanya sehingga memaksa air esensial dan elektrolit keluar bersama feses dalam jumlah besar. Itulah yang membuat badan terlihat langsing dalam jangka pendek.

Akan tetapi, hal itu tidak membuat Anda kehilangan lemak. Sebab, kalori sudah terlebih dahulu diserap oleh usus kecil. Maka dari itu, sebenarnya teh detoks disarankan untuk dikonsumsi saat sedang mengalami sembelit dan hanya bisa digunakan selama satu minggu.

Penggunaan teh detoks dalam jangka waktu panjang seperti yang disarankan oleh publik figur, bisa membuat sistem pencernaan kehilangan fungsi normalnya. Selain itu, pengguna juga akan tergantung pada obat pencahar. Dengan begitu, bisa mengubah jumlah atau kesimbangan bahan kimia di dalam darah yang menyebabkan gangguan fungsi jantung, kelemahan otot, kerusakan hati, dan efek berbahaya lainnya. (Foto: dailymail)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: