Kenali Jenis Kosmetik yang Berisiko pada Kehamilan Anda

Perempuan tentunya ingin selalu tetap cantik, walau dalam keadaan hamil. Namun Anda harus berhati-hati terhadap beberapa kandungan kosmetik yang dapat membahayakan kehamilan Anda.
, Majalah Kartini | 24/10/2017 - 11:08

MajalahKartini.co.id – Ketika mendengar kata hamil, pasti identik dengan perempuan. Perempuan tampak berbadan dua dan terlihat lebih anggun dibandingkan sebelumnya. Banyak perempuan yang tengah hamil bingung memilih mengenakan busana apa atau produk tertentu agar dapat membuatnya terlihat tetap cantik.

Akan tetapi, buat Anda yang ingin memilih produk kecantikan diharap untuk berhati-hati karena dapat mempengaruhi kesehatan janin calon buah hati. Anda harus mengetahui bahan-bahan atau jenis kosmetik apa yang berbahaya untuk digunakan saat hamil. Berikut penjelasannya:

1. Retinoid

Kosmetik berbahan jenis ini sangat berbahaya jika dikonsumsi bagi ibu hamil. Disarankan pada anda untuk melihat terlebih dahulu komposisi yang tertera di belakang kemasan kosmetik, apakah terdapat kandungan Retinoid di dalamnya.
Retinoid merupakan zat berbahaya yang dapat menyebabkan janin anda mengalami cacat fisik maupun mental. Seringkali, retinoid ditemukan pada obat jerawat, salep jerawat, atau krim anti jerawat.
Merkuri

Merkuri adalah zat berbahaya yang paling sering ditemukan pada kosmetik.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) seringkali menemukan kosmetik mengandung merkuri di pasaran. Padahal bahan berbahaya ini dapat menyebabkan ibu hamil mengalami kerusahan hati dan gagal ginjal, begitu pula dengan janin yang ada di dalam kandungan.

Oleh karena itu, disarankan untuk para ibu untuk meredam keinginannya dalam menggunakan kosmetik. Kosmetik dengan bahan merkuri banyak ditemukan di krim pemutih instan dan juga bedak tahan lama atau tak mudah luntur.

2. Butylated Hydroxyanisole (BHA)

BHA sebenarnya aman untuk digunakan, namun kosmetik yang ada di pasaran seringkali menemukan kandungan BHA dalam jumlah di luar normal. Kandungan yang aman untuk digunakan hanya sebesar 2 persen. Akan tetapi, disarankan untuk ibu hamil yang sedang mengandung menghindari kosmetik berbahan BHA. Bahan dasar ini seringkali ditemukan pada krim jerawat.

3. Rhodamine

Rhodamine adalah kandungan berbahaya yang berwujud seperti pewarna tekstil yang seringkali ditemukan di dalam produk kecantikan. Efek yang ditimbulkan oleh Rhodamine menjadi ancaman bagi ibu hamil ketika menggunakan. Pewarna tekstil ini berakibat terkenanya kanker pada ibu hamil dan menimbulkan kecacatan bagi si janin. Penggunaan Rhodamine memiliki efek jangka panjang, yakni menyebabkan iritasi kulit, mata, gangguan fungsi hati. Dampaknya akan baru terasa setelah beberapa tahun, bahkan puluhan tahun kemudian.

Ada baiknya, anda melakukan hal dibawah ini sebelum membeli dan menggunakan kosmetik saat masa kehamilan:

1. Konsultasi dengan dokter kandungan anda, apakah anda dapat menggunakan produk kosmetik itu.
2. Lihat produk kosmetik tersebut, apakah sudah terdaftar pada BPOM Indonesia. Lihat kembali nomor BPOM untuk memastikannya.
3. Lihat kembali komposisi yang terkandung di dalamnya, apakah terdapat empat kandungan diatas yang dapat membahayakan kandungan anda. Jika ada, hindarilah untuk mengkonsumsi produk tersebut.
4. Lihat perubahannya, jika terjadi suatu perubahan yang tidak nyaman pada kulit atau wajah anda. Lebih baik untuk menghentikan penggunaan tersebut.
5. Jangan menggunakan kosmetik berbahan kimia dengan berlebihan. Ada baiknya, jika anda lebih memilih menggunakan bahan alami sebagai pengganti kosmetik anda. Seperti membuat masker wajah dari bengkoang, madu, telur, jeruk nipis, dan bahan lainnya. (Foto: Club ReeFaz)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: