Cegah Gangguan Tumbuh Kembang Janin dengan Nutrisi Tepat

Indikator kecukupan nutrisi saat hamil dapat dilihat dari Indeks Masa Tubuh (IMT) sebelum hamil.
, Majalah Kartini | 20/12/2017 - 17:09

MajalahKartini.co.id – Nutrisi di masa kehamilan hendaknya dimulai sejak terjadinya konsepsi, dan diteruskan sampai usia 1.000 hari kehidupan (bayi usia 2 tahun). Hal ini karena pembentukan organ janin dimulai sejak masa konsepsi.

Dr. Julia Dewi Nerfina, Mgizi, SpGK pada acara media workshop Forum Ngobras di Plaza Senayan Jakarta, Senin (28/12) menjelaskan indikator kecukupan nutrisi saat hamil dapat dilihat dari Indeks Masa Tubuh (IMT) sebelum hamil, apakah berat badan ibu kurang, normal atau obesitas. Jika IMT kurang (berat badan kurang) maka diharapkan kenaikan berat badan total saat hamil adalah 12,5-18 kg, jika IMT normal 7-11,5 kg, dan jika ibu obesitas 5-9 kg.

“Nutrisi semasa kehamilan trimester pertama sangat penting karena di masa ini pembelahan sel janin terjadi sangat cepat untuk pembentukan organ,” jelas dr. Julia. Kata ia, dua zat gizi penting di trimester pertama adalah zat besi dan asam folat. Kebutuhan zat besi selama hamil (Fe) meningkat karena volume darah ibu meningkat.

Kebutuhan Fe pada perempuan dewasa adalah 14-16 gram, tetapi pada ibu hamil ditambah 20 gram. Sedangkan kebutuhan asam folat untuk ibu hamil sekitar 600 mikrogram. “Kekurangan atau defisiensi asam folat adalah spinabifida yaitu tidak tertutupnya selubung saraf tulang belakang,” katanya.

Kalsium juga penting pada ibu hamil sekitar 1.000 mg perhari untuk pertumbuhan dan kepadatan tulang. Kebutuhan kalsium dapat dicukupi dengan mengonsumsi makanan sumber kalsium antara lain susu rendah lemak. “Jika tidak toleran dengan susu, dapat diganti dengan produk turunan susu yang dimakan dalam porsi kecil tetapi bertahap dan dikombinasikan dengan produk susu lain seperti yogurt, susu dll,” terang dr. Julia. Lebih lanjut dr. Julia memaparkan untuk membantu penyerapan kalsium di saluran cerna, dibutuhkan Vitamin D, di mana angka kebutuhan untuk perempuan dewasa sekitar 5 mikro gram, dan untuk ibu hamil ditambah 10 mikrogram.

Jumlah penambahan energi pada trimester pertama lebih kurang 180 kalori (setara dengan satu gelas susu dan satu potong biskuit atau apel) terutama yang underweight. Sedangkan di trimester kedua dan ketiga sekitar 300 kalori (setara dengan dua gelas susu atau satu gelas susu ditambah apel dan biskuit). Masalah kekurangan nutrisi pada ibu hamil umumnya disebabkan mual muntah sehingga asupan nutrisi berkurang.

“Untuk mensiasatinya ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan dengan porsi lebih kecil dan diberikan bertahap. Selain itu untuk menghindari mual, pilih makanan rendah lemak, kurangi makanan dengan bumbu yang merangsang, dan bentuk makanan lunak sehingga mudah ditelan. Minum sebelum makan untuk hindari muntah,” tandasnya. (Foto: Andim/Thinkstock)

Tags: , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: