Alasan Ibu Hamil Suka Ngidam Ini Itu

Ngidam merupakan salah satu keinginan yang selalu dialami oleh setiap ibu hamil di masa kehamilan berlangsung.
, Majalah Kartini | 11/08/2017 - 17:03

Alasan Ibu Hamil Suka Ngidam Ini Itu

MajalahKartini.co.id – Fenomena ngidam atau craving kerap dialami oleh wanita hamil. Ada yang permintaannya aneh, ada juga yang wajar. Kalau sudah begini, suami yang biasanya harus berusaha menuruti permintaan aneh istri di saat sedang ngidam.

Uniknya, fenomena ngidam hanya dialami oleh wanita hamil di Indonesia. Di luar negeri, jarang sekali wanita hamil merasa ngidam hal-hal yang aneh. Tapi, sebenarnya ngidam sangat wajar dialami oleh wanita hamil karena berbagai faktor.

Paling sering ngidam terjadi akibat dorongan psikologis seorang wanita ketika hamil. Di sini ada peran hormon estrogen yang meningkat selama kehamilan.

Konsultan Fatomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr med dr Damar Prasmusinto SpOG(K) menjelaskan, ketika hamil semua wanita tentu ingin dimanjakan. Caranya dengan memenuhi keinginannya yang harus dilakukan oleh orang-orang terdekatnya.

“Fenomena ngidam cuma orang Indonesia yang melakukan. Misalnya dia minta sesuatu yang aneh, martabak ketan belinya di Gondangdia, padahal rumahnya di Depok misalnya. Ini dipengaruhi faktor psikologis,” kata dr Damar saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin.

Lebih lanjut, Dr Damar menambahkan, ternyata kebiasaan mengidam itu juga bisa dipengaruhi oleh kurangnya kadar zat besi dalam tubuh. Akibatnya, wanita tidak bisa berpikir secara logis, sehingga permintaan ngidam yang aneh muncul.

“Itu juga ada kaitannya kalau laki-laki berpikir logika karena cadangan zat besi pada laki lebih cukup pada perempuan,” tambahnya.

Karena itu, dr Damar mengingatkan kepada wanita hamil agar selalu memenuhi kebutuhan zat besinya. Baik dengan cara konsumsi makanan Alami harian dan minuman suplemen tambah darah dari dokter.

Bila kekurangan asupan zat besi, dampak yang bakal dialami seorang ibu hamil tentu ada. Saat melahirkan, ibu hamil berisiko melahirkan bayi prematur ditambah dengan berat bayi lahir rendah.

“Kebutuhan zat besi tersebut harus dipenuhi setiap hari. Setiap kali di-alarm kapan harus minum suplemen supaya kehamilan tidak terganggu,” pungkasnya. (Foto: ilustrasi)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: