The Power of Man, Kekuatan & Pelindung untuk Menjaga Kesehatan Pria

Harimau itu simbol dari kekuatan pria dan pelindung. Sehingga, secara fisik mereka itu lebih kuat dibanding perempuan.
, Majalah Kartini | 13/11/2017 - 17:11

MajalahKartini.co.id – Kaum Adam selama ini dipandang sebagai simbol kekuatan dan pelindung bagi keluarga dan kaum unggul dibandingkan perempuan. Melihat hal demikian hati Dr. Deby Vinski MscAA,PhD tergerak untuk membuat buku The Power of Man, Everything a Man Needs to Know. Buku berisikan sejumlah rahasia laki-laki ini resmi diluncurkan di La Modan, Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (10/11).

Pada peluncuran yang dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun Deby Vinski. Segala sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan fisik pria dibahas tuntas oleh dokter spesialis kecantikan dan pakar anti-penuaan (anti-aging) lulusan master dari Dresden University di Jerman ini. “Buku ini adalah hasil pekerjaan saya selama 25 tahun berkarir. Sebenarnya buku ini sudah di-launching pada 2014. Tapi, saya menemukan lagi hal-hal baru ketika saya belajar di Jerman dan Rusia, sehingga saya menambahkannya di buku ini. Tadinya, saya mau menunda peluncuran buku ini, tapi kerabat dekat bilang ya harus di-launch, kalau tidak nanti tidak jadi-jadi,” cerita Dr. Deby

Queen of Anti-aging ini juga menjelaskan cover buku yang menampilkan Raja Hutan. “Harimau itu kan Raja Hutan. Harimau itu simbol dari kekuatan pria dan pelindung. Sehingga, secara fisik mereka itu lebih kuat dibanding perempuan,” imbuhnya.

Berdasarkan beberapa riset dari para peneliti dari Uni Eropa, sambung dr. Deby, usia harapan hidup pria ternyata lebih pendek dari wanita. Bahkan, usia harapan hidup pria di Amerika Serikat itu rata-rata sekitar 77,8 persen. Sementara itu, usia harapan hidup wanita itu lebih lama sekitar 85 tahun. “Untuk Indonesia, angka harapan itu tidak jauh berbeda. Usia harapan hidup pria itu 67,51 tahun dan wanita adalah 71,74 tahun,” terangnya.

Dr. Deby yang meraih doktornya dari Institute of Bioregulator0 dan Gerontology Rusia menandaskan bahwa panjang dan pendeknya usia seseorang itu bukan ditentukan oleh gennya. “Gen manusia itu hanya 25 persen saja menentukan usia seseorang. Itu artinya, 75 persen lagi ditentukan oleh gaya hidup seseorang. Sayangnya, kaum lelaki itu umumnya mengikuti gaya hidup kurang sehat dibanding yang sehat. Faktanya, kesadaran lelaki terhadap kesehatan itu lebih rendah ketimbang perempuan,” terang Dr. Deby yang memberikan alasan mengapa dirinya merilis buku “The Power of a Man”.

Di akhir bukunya, Dr. Deby menuliskan kata-kata; “Sering-seringlah memeluk, mencium, dan mengungkapkan kata-kata cinta pada pasangan Anda. Peluk cium dan ungkapan cinta dapat meningkatkan hormon cinta yang turun akibat stres, tuntutan hidup, dan tumpukan pekerjaan. Karena itu, nyatakan cinta pada pasangan Anda setiap hari agar Anda dan pasangan bertambah sehat dan mesra.”

Buku tersebut berisikan beragam informasi kesehatan pria, mulai dari penyakit-penyakit apa saja yang kerap dialami kaum Adam, mengindentifikasi anatomi tubuh lelaki, produktivitas fisik lelaki, hingga treatment anti-aging bernama Autologus Stem, serta kesehatan yang lebih luas lagi. Kemudian mengenali anotomi tubuh pria, organ penting pria kemaluan peran hormon Anti Aging dalam meningkatkan vitalitas tubuh, gairah seksualitas dan produktivitas kerja pria. Juga pengobatan Anti-Aging yang mutakhir, yaitu Autologus Stem Cell, stem cell yang diambil dari sel induk tubuh pasien sendiri. Dan juga medical chek up anti-aging, tes genetika untuk mendeteksi dan pencegahaan penyakit.(Foto : Ilustrasi)

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: