Pengetahuan Literasi Finansial Pengusaha Muda Indonesia Masih Kurang

Kefasihan kelas menengah dalam mengelola dan menumbuhkan aset finansial akan berkontribusi bagi kesejahteraan mereka.
, Majalah Kartini | 08/09/2016 - 13:00

MajalahKartini.co.id – Data dari World Bank menunjukkan bahwa meningkatnya kelas menengah di negara berkembang, terutama di Asia, memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia. Berbicara mengenai Middle Class Consumption – Top 10 Country Spenders, dinyatakan bahwa nama Indonesia tidak masuk dalam daftar pada 7 tahun yang lalu (2009).

4 tahun lagi di tahun 2020, Indonesia diprediksi berada di urutan ke-8 menggantikan Italy dan naik lagi di urutan ke-4 pada tahun 2030 menggantikan Jepang. Artinya, apabila kalangan ini, terutama profesional dan pengusaha muda, tidak dibekali sejak awal dengan pola investasi finansial dan prioritas yang tepat, maka perilaku mereka akan semakin konsumtif dan dengan demikian, semakin menjauh dari pencapaian prioritas utama yang seharusnya mereka miliki.

Sebaliknya, kefasihan kelas menengah dalam mengelola dan menumbuhkan aset finansial akan berkontribusi bagi kesejahteraan mereka dan perannya dalam pertumbuhan ekonomi secara luas. Lebih lanjut, insight dari riset yang dilakukan Citi Indonesia, menunjukkan bahwa sesungguhnya terdapat urgensi bagi profesional dan pebisnis muda saat ini, untuk mendapatkan dukungan produk dan layanan finansial secara terintegrasi yang dapat membantu mereka memiliki aset finansial yang bertumbuh, terlindungi, dan di saat yang bersamaan, dapat memenuhi prioritas hidup mereka.

Perencana Keuangan Mike Rini Sutikno, CFP mengatakan, kalangan profesional dan pengusaha muda di Indonesia cukup optimis dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang mereka. “Namun pengetahuan literasi finansial mereka masih cukup rendah, sehingga dibutuhkan sarana atau layanan yang dapat membantu mengelola keuangan agar dapat seimbang antara pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari dan investasi masa depan,” jelas Mike Rini di Jakarta, Rabu (7/9).

Retail Bank Head Citi Indonesia, Harsya Prasetyo menambahkan, pengetahuan akan literasi finansial sangat diperlukan bagi nasabah dalam menentukan prioritas perencanaan keuangan mereka. “Melalui Citi Priority, mereka tak perlu khawatir karena kami menyediakan akses ke tim personal bankers yang siap membantu dalam mengelola tabungan dan aset finansialnya secara optimal,” ungkapnya.

Citi Priority hadir sebagai solusi layanan perbankan unggulan bagi kalangan profesional dan pengusaha muda yang menginginkan kenyamanan, kemudahan, dan fleksibilitas dalam upaya untuk mencapai tujuan finansial bagi dirinya dan keluarga. Pada kesempatan yang sama pula, CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi Sianturi optimis bahwa Citi Priority dapat diterima baik oleh kalangan profesional dan pengusaha muda.

“Hadirnya Citi Priority semakin mengukuhkan komitmen dan eksistensi Citibank sebagai bank berskala global yang memahami dan menjawab kebutuhan, keinginan, serta aspirasi nasabahnya. Kami berharap layanan perbankan ini dapat membantu dalam menentukan prioritas dan mencapai tujuan utama, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang nasabah kami,” tutupnya. (Foto: Andim)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: