OJK Dorong Masyarakat Miliki Asuransi

Pentingnya terus mengedukasi masyarakat Indonesia agar memahami akan pentingnya inklusi keuangan.
, Majalah Kartini | 19/10/2017 - 15:02

MajalahKartini.co.id – Saat ini masih banyak masyarakat yang tidak memproteksikan dirinya dengan berasuransi hal ini dikarenakan asuransi masih dianggap sebagai kebutuhan yang kesekian, asuransi belum menjangkau semua daerah di Indonesia dan asuransi belum menjadi kebutuhan penting. Inilah yang menjadi alasan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) memperingati Hari Asuransi 2017 di Padang dengan tema “Indonesia Berasuransi: Saatnya Membumikan Asuransi”.

Hasil riset Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016 yang menyatakan bahwa indeks literasi sebesar 29,66% dan Indeks Inklusi Keuangan sebesar 67,82% menunjukkan pentingnya terus mengedukasi masyarakat Indonesia agar memahami akan pentingnya inklusi keuangan. Tentunya tema besar tersebut juga memiliki misi meningkatkan jumlah pemegang polis di kalangan masyarakat yang memiliki perlindungan asuransi jiwa pada semua segmen pasar.

Direktur Pengawasan Asuransi dan BPJS Kesehatan Otoritas Jasa Keuangan, Ahmad Nasrullah, mengatakan, inklusi keuangan menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam mendorong pembangunan nasional, sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). “Melalui SNKI tersebut, pemerintah bersama-sama Kementerian Keuangan dan lembaga terkait sepakat untuk mendorong upaya peningkatan inklusi (akses) masyarakat ke sektor jasa keuangan dengan target 75% pada akhir 2019,” kata Nasrullah pada press conference Hari Asuransi 2017 di Jakarta, Selasa (17/10).

Peran industri perasuransian dalam pembangunan nasional perlu terus didorong agar mampu berpartisipasi aktif mewujudkan perekonomian nasional yang mampu tumbuh secara stabil dan berkelanjutan. Rangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Asuransi ke-12 sejalan dengan cita-cita dalam mewujudkan industri perasuransian yang semakin sehat, dapat diandalkan, amanah, dan melindungi kepentingan konsumen. “OJK akan terus mendukung ragam program yang dijalankan panitia Insurance Day karena sejalan dengan tugas OJK dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan, di mana salah satu caranya adalah dengan memiliki polis asuransi,” lanjut Nasrullah.

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia, Hendrisman Rahim mengatakan Dewan Asuransi Indonesia dan kalangan industri asuransi di Indonesia berkomitmen terus untuk memasyarakatkan asuransi seiring dengan pertumbuhan kebutuhan perlindungan dalam masyarakat serta masih besarnya kesenjangan proteksi di Indonesia. “Jumlah masyarakat yang belum memahami dan memiliki asuransi masih besar. Hal ini menyadarkan kita bahwa pelaksanaan Insurance Day yang konsisten sangat dibutuhkan untuk dilaksanakan setiap tahunnya,” ujarnya.

Sosialisasi yang berkelanjutan ini adalah tugas bersama seluruh insan pelaku asuransi bersama-sama DAI, asosiasi-asosiasi perasuransian dan OJK. “Kami yakin dengan sinergi yang optimal di antara para pemangku kepentingan, maka bukanlah hal mustahil jika visi Indonesia Berasuransi dapat terwujud,” kata Rahim. “Insurance Day adalah program kami untuk menyosialisasikan asuransi
kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memahami manfaat asuransi untuk kehidupan yang lebih baik,” jelas Rahim.(Foto : Andim)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: