Literasi Keuangan Perempuan Meningkat Drastis

Perempuan banyak berinteraksi dan masuk dalam lingkup lapangan pekerjaan sehingga mendongkrak literasi keuangan perempuan.
, Majalah Kartini | 16/06/2017 - 18:40

Literasi-Keuangan-Perempuan-Meningkat-Drastis

MajalahKartini.co.id – Berdasarkan survey Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016, tingkat literasi keuangan pada perempuan hanya sebesar 25%, sementara laki-laki memiliki tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi yaitu sebesar 33%. Padahal 75% urusan keuangan rumah tangga dikelola oleh perempuan. Sehingga perempuan merupakan sosok yang lebih berperan dalam menyampaikan pendidikan literasi keuangan kepada anak, asisten rumah tangga, maupun anggota keluarga lainnya.

“Mengapa kelompok perempuan? Karena pengaruhnya sangat besar terhadap keluarganya, lingkungan sekitar, teman dan tempat dimana ia berinteraksi. Sehingga jika kita berbagi edukasi keuangan akan lebih bagus,” kata Kusumaningtuti S. Soetiono, Anggota Dewan Komisioner OJK yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen pada peluncuran program #IbuBerbagiBijak oleh Visa di Jakarta, Selasa (13/6).

Hadirnya mobile apps menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan literasi keuangan bagi kaum perempuan di Indonesia. Selain itu, Latar belakang pendidikan juga lebih meningkat, dan perempuan semakin banyak melakukan interaksi sosial. “Saat ini, semakin banyak perempuan yang memasuki lapangan pekerjaan secara luas, sehingga secara otomatis berpengaruh terhadap literasi keuangan,” lanjutnya.

Harianto Gunawan selaku Presiden Direktur PT. Visa Worldwide Indonesia meyakini bahwa, pengetahuan finansial mampu memberdayakan masyarakat agar dapat mengelola keuangan mereka menjadi lebih baik serta dapat membantu menciptakan kesejahteraan keluarga, negara dan bahkan dirinya sendiri.

“Sudah jelas, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam mengelola keuangan rumah tangga dan memberikan pendidikan keuangan kepada anggota keluarganya. Membekali perempuan melalui berbagai keterampilan keuangan serta mendorong mereka untuk ikut berperan di dalam menyebarluaskan pengetahuan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang luas dan bermanfaat bagi masyarakat secara umum,” terangnya.

Lebih lanjut Harianto menambahkan, selama lebih dari 20 tahun, pihaknya telah menjadi yang terdepan di sektor swasta dalam mengembangkan program literasi keuangan yang inovatif dan bebas biaya untuk membantu masyarakat mempelajari dasar-dasar keuangan pribadi secara efektif, termasuk dalam hal penganggaran, penghematan, dan pengeluaran yang bijak. “Kedepannya, kami berharap program kami di Indonesia dapat terus menyebarkan pengetahuan keuangan di Indonesia,” pungkasnya.(Foto:  Andim)

Tags: , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: