Bentuk Kebiasaan Positif Menabung Sejak Dini

Prestasi Junior Indonesia bersama Citi Indonesia dukung terwujudnya generasi masa depan yang cerdas finansial sejak dini.
, Majalah Kartini | 20/02/2018 - 10:04


MajalahKartini.co.id – Orangtua siswa SDN Ragunan 12 Jakarta Selatan berkesempatan mengikuti kegiatan Citi Parenting Talkshow bertajuk “Cerdas Finansial Sejak Dini” yang diselenggarakan oleh Citi Indonesia, melalui payung kegiatan kemasyarakatannya Citi Peka (Peduli dan BerKarya), bersama Prestasi Junior Indonesia pada Kamis (15/2). Para orang tua diajak untuk menyadari pentingnya mengenalkan serta mengajarkan cara mengelola keuangan sejak dini kepada anak-anak mereka.

Survei Nasional Literasi Keuangan 2017, yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai kondisi literasi keuangan masyarakat Indonesia, menunjukkan hanya 29 dari setiap 100 penduduk Indonesia yang memiliki pengetahuan memadai tentang keuangan dan perbankan. Untuk itu, seluruh pihak perlu berperan aktif untuk mendukung terwujudnya peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengoptimalkan uang untuk kegiatan yang produktif dan menggunakan berbagai produk serta layanan perbankan.

Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, mengungkapkan literasi keuangan pada anak bukan hanya pengenalan uang saja, namun mencakup pengetahuan akan konsep pengelolaan keuangan secara bijak serta kemampuan untuk dapat mengontrol pengeluaran dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

“Penyelenggaraan program edukasi keuangan kepada anak-anak dan orang tua ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus meningkatkan pengetahuan serta kemampuan pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia. Harapannya, anak-anak kelak menjadi generasi masa depan yang cerdas dalam membuat keputusan finansial,” kata Elvera.

Melalui pendanaan dari Citi Foundation, kegiatan ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua dalam rangkaian program edukasi “Digital Financial Literacy for Children” yang diimplementasikan sejak Oktober 2017. Program ini melibatkan 2.947 siswa dari 12 sekolah dasar di lima kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan Denpasar.

Dengan memberikan edukasi bagi anak-anak dan orang tua sekaligus, Citi Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia tidak hanya ingin meningkatkan pengetahuan keuangan kepada anak tetapi juga mengajak orang tua untuk membentuk budaya pengelolaan keuangan yang sehat di rumah.

Robert Gardiner, Management Advisor Prestasi Junior Indonesia mengatakan anak-anak harus diberikan pemahaman bahwa orangtua perlu bekerja atau berwirausaha untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan mereka. Saat mendapatkan uang saku, mereka harus menyisihkan uang terlebih dahulu untuk ditabung lalu kemudian dibelanjakan dan tak lupa disedekahkan kepada yang membutuhkan.

“Kami berterimakasih dan mengapresiasi atas jalinan kemitraan bersama Citi Indonesia dan Citi Foundation dalam membangun dasar pemahaman mengenai keuangan. Kedepannya diharapkan anak-anak memiliki gambaran dan pengetahuan yang utuh tentang manfaat keuangan sehingga mereka dapat menjadi generasi yang mampu menggerakkan industri keuangan Indonesia menjadi lebih maju,” tutur Robert.

Program edukasi ‘Digital Financial Literacy for Children’ dilakukan juga berangkat dari tingginya perkembangan gadget pada dunia anak. Kini, anak-anak menghabiskan waktu yang cukup lama dalam sehari untuk bermain gadget. Sehingga, pembentukan budaya pengelolaan keuangan yang sehat diharapkan dapat terbantu dan diterapkan oleh orang tua melalui digitalisasi. Pemahaman pengelolaan keuangan ini dapat diselipkan pada waktu anak bermain gadget.

Pada talkshow ini, Psikolog Anak, Roslina Verauli, M.Psi berbagi informasi kepada orang tua siswa mengenai kiat membentuk pola pikir dan perilaku anak-anak yang tidak konsumtif. Mendidik anak untuk mengelola uang dapat melalui berbagai cara, salah satunya pada saat sang anak sedang asik bermain gadget, kita dapat menyelipkan waktu untuk memberi pemahaman terkait menabung melalui digitalisasi.

“Seperti ikut membantu anak mencari tahu perbedaan profit ketika menabung melalui bank, lalu belajar menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung agar mereka mampu membeli sesuatu yang dibutuhkan di kemudian hari. Hal ini akan membentuk kebiasaan positif anak untuk menggunakan uang secara bertanggung jawab,” ungkap Verauli.

“Citi Indonesia bersama para mitra akan terus berupaya untuk menyelenggarakan beragam program sosial kemasyarakatan terutama guna mendukung kebijakan pemerintah mengenai peningkatan pemahaman bagi generasi muda di area inklusi keuangan dan literasi keuangan,” tutup Vera. (Foto : Istimewa)

Tags: , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: