Karakteristik Karyawan Generasi Millenial dalam Bekerja

Kesuksesan sebuah perusahaan bisa dipahami mulai dari karakteristik karyawan, terutama karyawan generasi millenial.
, Majalah Kartini | 08/09/2017 - 20:02

MajalahKartini.co.id – Generasi milenial menjadi kategori generasi pekerja yang masih belum banyak dipahami oleh manajer, karena generasi ini identik dengan kebebasan dan tidak suka jika terlalu banyak diatur dan mengatur rekan kerjanya. Dilansir dari Entrepreneur, “generasi millenial adalah generasi yang sangat berwirausaha dan kreatif namun dengan kecenderungan gangguan dan pemikiran bebas. Otak mereka lebih peka terhadap teknologi dan berpikiran global dan memungkinkan mereka untuk tidak bertahan lama dengan satu pekerjaan saja,” jelas seorang penulis, motivator, dan konsultan pemasaran Simon O. Sinek.

Pekerja generasi millenial akan semakin bersemangat dan giat dalam bekerja apabila mendapatkan pujian dan apresiasi dari atasannya. Sehingga pihak manajemen perusahaan harus lebih menghargai pekerjanya, tetapi tidak secara berlebihan sesuai dengan realitas yang dikerjakan.

Ada beberapa tips yang harus dipahami oleh perusahaan agar generasi millenial mau berusaha penuh dalam pekerjaannya dan membuatnya bekerja untuk Anda secara maksimal:

1. Mengizinkan Karyawan untuk Berkarya

Karyawan generasi millenial tidak suka jika melakukan pekerjaan yang terlalu banyak aturan, membosankan, dan dilakukan secara rutin dalam jangka waktu panjang. Sebaliknya jika perusahaan mengizinkan karyawan untuk menaati aturan sewajarnya dan memberikan kesempatan untuk berinovasi, maka karyawan tersebut akan menjadi semakin berkarya dengan kreativitas dan berusaha penuh untuk mencapai hasil yang terbaik.

2. Merangkul Perbedaan

Generasi millenial menjadi generasi yang toleran, karena mereka bersemangat untuk menjunjung tinggi hak asasi manusia dan melestarikan bumi. Hal ini membuat mereka lebih mudah memahami orang lain dan menghargai perbedaan yang ada. Saat muncul masalah, ada proses timbal balik untuk mengidentifikasi masalah sebelum terjadi dan yang sudah terjadi. Fokus utama generasi millenial adalah perubahan energi yang baru, bukan melawan yang lama, dan ada usaha untuk membangun yang baru.

3. Cek Prasangka Anda di Pintu

“Sadarilah bahwa saat Anda melihat orang lain melalui lensa Anda sendiri dan Anda harus menilai kehidupan mereka/generasi millenial. Kemudian tanyakan pada diri sendiri ‘Apakah saya senang dengan hasil kerja saya?’” ujar pendiri Arudia Washington DC Anne Collier.

Tanda seorang atasan yang baik adalah dirinya bisa menyisihkan prasangkanya sendiri dan berurusan dengan setiap karyawan berdasarkan kemampuan mereka sendiri. Apabila diibaratkan seperti menggunakan sikat yang luas untuk melukis sesuatu yang sangat rinci dan kompleks, maka dalam dunia kerja jika tetap memaksakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya maka tidak akan pernah berhasil. (Felita Herlina Ciciliani/Foto: Videoblocks).

Tags: , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: