Apakah Anda Butuh Suplemen Makanan? Ini Faktanya

Berguna untuk melengkapi kebutuhan zat gizi dan non gizi yang bermanfaat bagi tubuh.
, Majalah Kartini | 15/06/2017 - 07:09
images (14)_crop_640x357
MajalahKartini.co.id – Setiap orang memerlukan asupan suplemen yang cukup, untuk melakukan aktivitas sehari-hari, khususnya mereka yang beraktifitas tinggi dan para pekerja berat. Asupan suplemen makanan antara lain berfungsi menggantikan energi tubuh yang hilang akibat beraktivitas. Jika energi tersebut tidak segera diganti, maka orang tersebut akan kekurangan energi, sehingga tubuhnya menjadi lemas dan kurang bersemangat.
Apabila sudah menerapkan pola makan seimbang setiap hari dengan memaksimalkan kelengkapan sumber zat gizi sebagaimana konsep “Gizi Sehat Seimbang,” tubuh tidak akan mengalami kekurangan zat gizi.  Mengapa demikian, karena kandungan gizi dalam food supplement dapat diperoleh dari konsumsi makanan yang lengkap dan seimbang. Namun bila kondisi kesehatan sudah mulai terganggu, sehingga kebutuhan tubuh akan zat gizi tertentu meningkat, maka penggunaan food supplement  seperti minuman energi akan sangat bermanfaat.
Ahli gizi dari RS. MRCCC Siloam, dr. Samuel Oetoro mengemukakan, konsumsi minuman berenergi hampir sama dengan konsumsi kopi. Karena dalam kedua jenis minuman tersebut ada kafein yang berfungsi sebagai stimulan atau merangsang, sehingga efeknya menjadi lebih waspada, dan merasa menjadi lebih kuat.
“Konsumsi minuman berenergi bukan berarti menambah energi, mengingat energi itu diperoleh dari karbohidrat dan lemak. Karena itu untuk menghasilkan performa yang kuat dan energi yang bagus, suplai energi didapat dari melakukan latihan otot  dan olahraga secara teratur,” kata dr. Oetoro dalam rilisnya, Selasa (13/6).
Menurut Oetoro, energi diperoleh dari cadangan gula yang ada di dalam darah, otot, dan hati. “Jika proses metabolisme penyediaan energinya berjalan secara tepat, terlatih, dan cadangan energinya banyak, maka kondisi tersebut dapat dicapai melalui sejumlah latihan dan berolahraga,“ paparnya.
Terpisah, Sunarti Sandi, Komite Profesi Kesehatan Lain Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih menjelaskan, baik mengkonsumsi minuman berenergi atau apapun yang termasuk dalam food supplement, boleh diberikan dengan satu kondisi. Artinya praktisi kesehatan harus melihat kontra indikasi terhadap penggunaan food supplement, saat mempertimbangkan asupan bagi pasiennya.
“Setiap penggunaan food supplement harus disesuaikan dengan indikasi dan dosis yang tertera dalam kemasan.  Sebaiknya hal tersebut dikonsultasikan kepada dokter, bila anda diberikan terapi pengobatan, disaat anda sedang mengkonsumsi food supplement,” jelasnya.  “Yang termasuk dalam suplemen makanan antara lain meliputi vitamin, mineral, enzim, asam amino, hormon, herbal, antioksidan dan probiotik,” lanjutnya.
Minuman energi adalah jenis minuman untuk menambah energi seseorang yang meminumnya. Bagi sejumlah kalangan, minuman energi diminum untuk mencegah kantuk. Jika umumnya di luar negeri seperti di Amerika Serikat, minuman energi digolongkan sebagai minuman ringan, maka di Indonesia, minuman energi digolongkan sebagai minuman kesehatan.(Foto: Deccan Chronicle)

Tags: , , , , , ,

BAGIKAN HALAMAN INI: